Hukum & Kriminal

Rekontruksi Pembunuhan Istri di Gresik, Pelaku Peragakan15 Adegan

Gresik (beritajatim.com)- Lutfi Dwi Haryanto (33) pelaku yang tega membunuh istrinya sendiri Visa Wuri Hermandani (32), dengan cara mencekik memperagakan 15 adegan saat melakukan rekontruksi.

Dalam adegan rekontruksi itu, juga disaksikan warga sekitar yang ingin melihat dari dekat bagaimana Lutfi menghabisi istrinya sendiri.

Selain menghadirkan tersangka, polisi juga meminta tiga orang yang dijadikan sebagai pemeran pengganti. Pasalnya, saat kejadian kedua anak kecil tersangka melihat langsung bagaimana ibunya dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri.

Dalam adegan pertama yang diperagakan adalah, tersangka memarkir motor di rumah. Adegan kedua, tersangka melihat istri dan kedua anaknya tidur di dalam kamar.

Pada adegan ketiga, korban membangunkan tersangka dan terjadi pertengkaran di ruang tamu. Keempat, korban masuk ke dalam kamar sambil marah-marah. Namun, tersangka masih tiduran di ruang tamu.

Kelima, tersangka bangun dan makan di meja dapur. Kemudian, didatangi oleh korban sambil membawa gunting. Salah satu anaknya terbangun dan melihat pertengkaran itu.

Keenam, korban masuk ke dalam kamar dan memotong-motong pakaian tersangka. Sedangkan tersangka pergi ke teras rumah. Ketujuh, korban mandi dan masuk kembali ke kamar, tersangka ikut menghampiri untuk meminta maaf.

Permintaan maaf tersangka ditolak oleh korban, sambil menendang tersangka pada bagian pinggang hingga jatuh ke lantai. Di adegan kedelapan, tersangka berdiri dan mendorong korban ke tempat tidur.

Ke sembilan, tersangka mencekik leher korban menggunakan tangan kanan. Ke sepuluh, tersangka mencekik korban namun berusaha dilerai oleh kedua anaknya. Namun tersangka tidak menghiraukan. Adegan ke sebelas, tersangka memastikan korban masih hidup atau meninggal. Denyut nadinya diperiksa dan detak bagian jantungnya juga diperiksa. Ternyata kondisi korban hanya pingsan.

Pada adegan ke dua belas, karena korban masih hidup, tersangka kembali menekan lehernya dengan kepalan tangan kanan. Sementara tangan sebelah kiri digunakan untuk menjepit hidung korban.

Adegan ke tiga belas, diketahui korban sudah meninggal. Bagian mulutnya mengeluarkan darah. Detak jantungnya sudah berhenti. Begitu juga tubuhnya terasa dingin. Adegan keempat belas, tersangka bersama kedua anaknya di ruang tamu. Adegan yang terakhir, tersangka membonceng kedua anaknya untuk dibawa kerumah kerabatnya di Surabaya lalu tersangka menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo.

Kanit Reskrim Polsek Driyorejo Ipda Joko Suprianto mengatakan, proses rekonstruksi berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala apapun. Hanya sebagian keterangan yang direvisi.

“Yang cuma direvisi saat mencekik korban, nah saat itu ternyata korban memakai pakaian daster,” katanya, Rabu (29/05/2019).

Setelah melakukan rekontruksi kata Djoko, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Sementara itu, saat melakukan rekontruksi Kasi Pidum Edrus dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara juga hadir di lokasi. Mereka nampak mendiskusikan hasil rekonstruksi tersebut.

Usai rekontruksi, tersangka Lutfi mengaku sangat menyesal sudah menghabisi nyawa istrinya sendiri. Dia akan bertanggung jawab atas perbuatannya. “Saya menyesal membunuh istri sendiri,” pungkasnya. (dny/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar