Hukum & Kriminal

Rampas Kalung Ibunya untuk Judi Bola, Anak Kediri Dijebloskan ke Bui

Kediri (beritajatim.com) — Seorang anak di Kabupaten Kediri, Jawa Timur harus mendekam di sel tahanan, setelah merampas perhiasan milik ibunya. pelaku tega mengambil paksa kalung milik sang ibu hanya karena tidak diperbolehkan meminjam sepeda motor. Ironisnya, hasil penjualan perhiasan tersebut digunakan untuk berfoya – foya.

Dialah Yudha Prasetiawan (29) warga Desa Turus, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, anak durhaka yang harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Gampengrejo.

Ipda Dian Purwandi, Kanit Reskrim Polsek Gampengrejo mengatakan, peristiwa tersebut tesebut terjadi, pada Sabtu (6/7/2019) lalu. Awalnya, Yudha berniat meminjam sepeda motor kepada Kasiyati, ibunya, tetapi tidak diperbolehkan.

Bukan tanpa alasan Kasiyati tidak mengizinkan. Sebab, Yudha telah beberapa kali menjual sepeda motor tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Yudha kemudian mencari jalan agar bisa mendapatkan uang. Pada saat ibunya melintas di pintu dapur, Yudha berdiri dan langsung menarik paksa perhiasan kalung emas yang saat itu dipakai oleh Kasiyati.

Pelaku kemudian pergi. Dia menggadaikan perhiasan seberat 11 gram itu kepada seseorang di Kelurahan Dandangan, Kota Kediri dengan harga Rp 900 ribu.

Uang tersebut dimanfaatkan untuk membayar utang dan berfoya-foya serta bermain judi bola. Sementara sang ibu yang geram akhirnya melaporkan anaknya sendiri ke Polsek Gampengrejo.

Petugas mengamankan Yudha beserta barang bukti surat pembelian perhiasan. Dia dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindakan pencurian biasa junto pasal 367 KUHP pencurian dalam keluarga dengan ancaman hukuman minimal 9 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar