Hukum & Kriminal

Rampas HP, Sopir Asal Surabaya Babak Belur Dipukuli Massa

Jombang (beritajatim.com) – Suriyanto alias Mansur (55), warga Kendung Indah Gang III, Kecamatan Benowo, Surabaya, babak belur karena dipukuli massa, Senin (27/5/2019). Wajahnya lebam dan mengeluarkan darah segar.

Itu setelah pria yang mengaku bekerja sebagai sopir itu tertangkap basah usai merampas HP milik Rafsan Aminudin, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang. Suriyanto berhasil ditangkap saat hendak kabur, sedangkan satu temannya berhasil lolos. Kini polisi memburunya.

Kapolsek Ploso Kompol Sutikno mengatakan, aksi main hakim sendiri itu terjadi sekitar pukul 05.30 di Jl Raya Brantas, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso. Awalnya, korban yang sedang menjaga warung kopi didatangi dua pria misterius yang mengendarai sepeda motor.

Korban mengira dua orang tersebut hendak membeli kopi. Rafsan yang sedang asyik main HP sangat kaget. Karena alat komunikasi tersebut disambar oleh salah satu pelaku. Setelah mendapat barang berharga, dua pria tersebut kabur.

Sontak, korban berteriak minta tolong. Warga langsung memberikan bantuan. Akhirnya, satu pelaku berhasil dilumpuhkan. Emosi warga pun terpantik. Mereka beramai-ramai menghujani pelaku dengan tendangan dan pukulan. Setelah tak berdaya, pelaku diserahkan ke polisi.

Sayangnya, satu rekan pelaku gagal ditangkap. Dia berhasil lolos dari kejaran warga. “Pelaku langsung kita bawa ke rumah sakit, karena luka di wajahnya cukup parah akibat dihakimi massa. Meski demikian, pelaku tetap kita proses sesuai hukum yang berlaku. Dia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian,” pungkas Sutikno. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar