Hukum & Kriminal

Pura-pura Bantu Jualan Kripik Singkong, Motor Pemuda Dibawa Kabur

Pelaku pencurian sepeda motor yang diamankan petugas. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Laman alias Dika (30) warga Dusun Sidomulyo RT 02 RW 02, Desa Sumbersari, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Puri.

Pelaku diamankan di Terminal Ngawi setelah membawa kabur motor korban.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Teguh Kariyadi mengatakan, pelaku diamankan pada, Kamis (10/10/2019) sekira pukul 11.30 WIB.

“Pelaku membawa kabur sepeda motor milik Nur Syahid warga Dusun Kedungwaru, Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang,” ungkapnya, Minggu (13/10/2019).

Masih kata Kasubbag Humas, antara korban dan pelaku baru kenal.

Modus yang digunakan pelaku seolah-olah sok kenal dengan korban dan mengaku kehabisan uang.

Pelaku mengaku belum mendapat pekerjaan, korban yang merasa iba kemudian menampung pelaku di rumah kontrakan korban.

“Korban merupakan penjual kripik singkong di Jalan Benteng Pancasila Kota Mojokerto. Korban sendiri kontrak di Dusun Unggahan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Pelaku membantu korban berjualan, namun pada tanggal 27 Agustus 2019 sekira pukul 17.00 WIB, timbul niat jahat pelaku,” katanya.

Pelaku mengaku hendak membeli pulsa, namun ditunggu lama pelaku tidak kembali. Saat korban pulang ke kontrakan melihat sepeda motornya tidak ada, korban kemudian menghubungi pelaku namun tidak diangkat oleh pelaku.

Sadar menjadi korban, korban pun melapor.

“Pada Rabu sekira pukul 17.30 WIB, korban mendapat informasi jika pelaku berada di Ngawi yakni rumah orang tua pelaku. Setelah mendapat keterangan korban terkait keberadaan pelaku di Ngawi, petugas langsung koordinasi dengan Polres Ngawi,” jelasnya.

Kasubbag Humas menjelaskan, petugas kemudian melakukan pemancingan pelaku melalui nomor Handphone (HP) pelaku. Setelah mengetahui keberadaan pelaku, lanjut Kasubbag Humas, dengan dibantu anggota Polres Ngawi akhirnya pelaku berhasil diamankan di Terminal Ngawi.

“Pelaku mengaku masuk rumah kontrakan korban dengan cara merusak daun cendela setelah itu mengambil sepeda motor milik korban dengan cara membongkar kabel stop kontak. Setelah nyalah langsung dibawa lari ke arah Surabaya dan dijual,” tegasnya.

Sepeda motor korban dijual kepada pembeli di Jalan Jembatan Suromadu Kota Surabaya. Selain mengamankan pelaku, sejumlah barang bukti turut diamankan. Diantaranya, STNK sepeda motor, kunci kontak, tas pinggang milik pelaku dan celana jins warna biru.

“Celana jins warna biru tersebut dibeli pelaku dari hasil penjualan hasil kejahatan. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar Rp8 juta. Sementara pelaku sendiri dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3 e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” pungkasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar