Hukum & Kriminal

Ponorogo Kembangkan Kawasan Tertib Lalu Lintas

Tim Forum LLAJ Provinsi Jawa Timur saat menilai KTL di Ponorogo. [foto: Polres Ponorogo]

Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dan berlalu lintas, dua jalan di Ponorogo diproyeksikan menjadi Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL). Dua kawasan itu yakni, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Diponegoro.

“Kedua jalan ini masuk dalam persyaratan untuk KTL, dan kondisinya sudah diinspeksi oleh Tim Forum LLAJ Provinsi Jawa Timur,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Bambang Prakoso, Jumat (15/11/2019).

Salah satu syarat untuk menjadi KTL, kata Bambang, jalan itu memiliki infrastruktur yang baik dan fasilitas yang memadai. Mulai dari rambu, marka, zebra cross, penerangan jalan, alat pengendali, alat pemberi isyarat, trotoar, median jalan serta lahan parkir. Nah, dua jalan ini masuk dalam syarat tersebut.

Selain itu jumlah pelanggar lalu lintas di 2 ruas jalan itu juga minim. “Bagi masyarakat yang melintasi jalan KTL harus lebih meningkatkan ketertiban dalam berkendara,” katanya.

Jalan KTL, kata Bambang, berbeda dengan jalan lainnya. Jika ketahuan melanggar nilai nominal dendanya berbeda. Yakni, lebih besar jika dibandingkan dengan jalan umum lainnya. Dia memberi contoh, jika pengendara ada yang tidak memakai helm, besaran tilangnya bisa Rp 200 ribu. Sedangkan tilang untuk jalan umum biasanya di angka Rp 100 ribu. “Dendanya jalan KTL lebih besar dibandingkan jalan umum lain,” katanya.

Polres Ponorogo bersinergi dengan Pemkab untuk mengembangkan KTL ini ke sejumlah jalan yang ada di Ponorogo. Salah satu yang dipersiapkan adalah Jl HOS Cokroaminoto. Ruas jalan yang dulunya bernama Jl Soekarno-Hatta ini terus dikebut perbaikan infrastrukturnya.

Selain itu juga penambahan fasilitas pendukung. Terutama rambu lalu lintas dan alat pemberi isyarat lalu lintas. “Dengan banyaknya KTL di Bumi Reyog, diharapkan nantinya bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” harap Bambang.

Jalan Urip Sumoharjo dan jalan Diponegoro yang merupakan KTL di Ponorogo sudah dinilai dan diinspeksi oleh Tim Forum LAAJ Provinsi Jatim. Tim itu terdiri dari beberapa unsur yaitu Ditlantas Polda Jatim, Dishub Provinsi Jatim, Akademisi, PU dan Bina Marga Provinsi Jatim. “Dengan inspeksi dan penilaian ini diharapkan dapat mewujudkan KTL yang semakin ideal,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi, yang merupakan ketua Tim Forum LAAJ Prov. Jatim. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar