Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Ungkap Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Lewat Medsos Facebook

Kanit Resmob Iptu Bima Sakti, Menunjukan Bukti Dari Modus Lamaran Pekerjaan

Surabaya(beritajatim.com) – Semakin pintar saja pelaku aksi kejahatan berupa penipuan yang ingin mendapatkan keuntungan besar dari korbannya.

Masyarakat diminta lebih berhati-hati, karena dalam askinya pelaku pakai cara memposisikan informasi lowongan pekerjaan melalui jejaringan media sosial Facebook.

Seperti hasil ungkap Unit Satreskrim Mobile (Resmob) Polrestabes Surabaya yang mengamankan pemuda asal Tanjung Pinang Surabaya, yakni Risky kurniawan alias Darma 25 tahun.

Pelaku ini telah melakukan aksi penipuan dengan modus adanya lowongan pekerjaan sebagai SPG di Lippo Mall Sidoarjo dari acount facebooknya.

“Informasi lowongan pekerjaan itu dipostikan pelaku melalui Facebook (FB) miliknya sendiri,” kata Kanit Resmob Iptu Bima Sakti, Selasa (22/1/2019).

Supaya aksi penipuan bisa berjalan lancar dan mendapatkan korban, maka pelaku terlebih dulu merubah acount facebooknya mulai mengganti nama sama mengubah foto profil dengan wajah perempuan yang diambil secara acak dari google. Baru pelaku memposting adanya lowongan pekerjaan tersebut.

Ternyata banyak orang tertarik atas lowongan itu, sedangkan dari hasil pemeriksaan Risky mengatakan kalau postingan lowongan di facebooknya itu dibuat sejak 16 Desember 2018 sampai dirinya diamankan anggota Resmob dan sejak 15 Januari 2019 pelaku meningap di hotel prodeo Polrestabes Surabaya pada.

Sedangkan untuk hasil postingan itu, ternyata Risky telah menerima 29 bendel surat lamaran pekerjaan. Dari jumlah tersebut pelaku ada puluhan korban yang telah diajak ketemuan di mall. Di waktu interview pelaku mengatakan ke korbanya untuk menyerakan uang Rp30 ribu sama HP dengan alasan akan di instal aplikasi pekerjaan sebagai SPG di Lippo Mall, Sidoarjo.

“Ada 10 handphone yang diterima, tapi waktu penangkapan kami (Polisi) hanya mendapatkan 3 HP karena 7 unit HP sudah dijual pelaku,” paparnya.

Kini pelaku ditahan dan akan dijerat tentang penipuan atau penggelapan dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP yang ancamannya hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun. [gil/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar