Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Tertinggi Ungkap Kasus di Jatim

Kapolrestabes saat melakukan pemeriksaan 152 pelaku kejahatan yang terjaring selama ooerasi Sikat Semeru 2019 di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (9/10/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Selama Operasi Sikat Semeru 2019, Polrestabes Surabaya menjadi nomor satu pengungkapan kasus di Wilayah Resort Jawa Timur. Bagaimana tidak, tercatat ada 409 kasus terselesaikan oleh tim gabungan dari Reserse Resort X Polda Jatim ini.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, ada peningkatan dalam pengungkapan khusus dan mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan.

“Peningkatan kasus semakin terjadi karena kesempatan yang dibaca pelaku tuk mencari korban semakin banyak. Para pelaku lebih pintar dalam memetakan aksi kejahatannya da mengincar korban yang lalai dan ceroboh karena mengundang kejahatan,” jelasnya kepada beritajatim.com saat gelar perkara hasil Operasi Sikat Semeru 2019 di Mapokrestabes Surabaya, Rabu (9/10/2019).

Kapolres melanjutkan dari data 409 kasus tersebut tercatat kejahatan yang paling menonjol adalah pencurian dengan kekerasan atau curas. Sedangkan peringkat kedua kasus terbaknya di Kota Eurabaya adala kasus pencurian dengan pemberatan. Biasanya para pelaku ini menjalankan aksi kejahatan seperti pencopetan, penjabretan dan atau begal. Hanya saja, kasus pencurian biasa juga marak karena masyatakat atau para korban lali memakai atau membawa barang berharga tanpa memerhatikan unsur keselamatan diri.

“Kalau mengantisipasi pencurian motor tambah aja gembok atau kunci pengaman ganda. Kalau mengantisipasi diri ya jangan pakai perhiasan menonjol atau membawa ponsel saat berkendara,” tegas perwira melati tiga asal Kota Solo ini.

Lebih lanjut Kombes Pol Sandi menegaskan, hal kecil yang disepelekan masyarakat justru berdampak besar buat para pelaku. Bagaimana tidak, para pelaku akan menjalankan aksi kejahatan selama masyarakat tetap memberi kesempatan. Sedangkan untuk hasil operasi Kapolres melanjutkan, 409 kasus ini juga berhasil diungkap karena kegigihan jajaran kepolisian di 23 Polsek. Bahkan kasus pembuangan bayi seperti yang ditenukan warga di Kali Genteng juga berhasil diungkap oleh Polsek Bubutan.

“Saya juga mengapresiasi para petugas di Polsek yang memiliki semangat dan dedikasi tinggi untuk membantu korban atau masyarakat yang jadi korban. Para petugas di jajaran Polrestabes Surabaya harus bekerja, serius, tekun dan mengedepankan pelayanan masyarakat,” tandas Kombes Pol Sandi Nugroho.(man/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar