Hukum & Kriminal

Polresta Kediri Gulung Bandar Sabu

Kediri (beritajatim.com) — Satuan Reskoba Polresta Kediri berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba antar wilayah. Petugas mengamankan tiga orang pelaku dalam penggerebekan di rumah kos wilayah Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Tersangka adalah Doni Hernawan Pribadi (38) warga Jalan Letjen Suprapto Gg.1/88 Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri, Priyo Utomo (38) asal Jalan Bromo No.192 Desa Maospati Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan dan Putut Priyo Jatmiko (38) merupakan warga Dusun Tegalarum RT.01 RW.01 Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.

Dari lokasi penggerebekan, polisi menemukan puluhan gram sabu dan 17 butir pil extasi. Menurut Kasat Reskoba Polresta Kediri AKP Siswandi, awal mula pengungkapan kasus jaringan narkoba ini bermula dari informasi masyarakat.

Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kediri menangkap Doni Hernawan di sebuah rumah kost di lingkungan Kleco Kelurahan Jamsaren RT 34 RW 08, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa BB 17 plastik klip kecil isi sabu seberat lebih kurang 8,90 gram beserta plastik pembukusnya serta 17 butir pil extacy warna hijau, seperangakat alat hisap sabu dan 1 buah HP merk oppo warna merah.

“Kami menindak lanjuti informasi dari masyarakat bahwa di sebuah kos di daerah Kleco sering dijadikan tempat mengkonsumsi sabu sabu. Selanjutnya tersangka Doni dan barang bukti dibawa ke Mako Polresta Kediri,” kata AKP Siswandi, Senin (21/1/2019)

Polisi mengembangkan kasus tersebut. “Ungkap kasus kedua ini merupakan pengembangan dari ungkap kasus pertama atas nama tersangka Doni. Alhamdulillah berhasil kita amankan barang bukti satu plastik klip kecil isi sabu seberat kurang lebih 50,50 gram beserta plastik pembukusnya dari dua tersangka,” sambung Siswandi.

Kasus peredaran narkoba jaringan Doni dan kawan-kawannya ini tergolong besar di Kediri. Sebab tersangka merupakan bandar narkoba. Satnarkoba membutuhkan waktu dalam mengungkapnya karena melalui serangkaian proses pemancingan bandar agar keluar.

“TKP masih sama yakni di tempat kos Kleco Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren. Bandarnya atas nama Priyo Utomo dan Putut. Setelah dipancing kemudian kedua tersangka datang ke tempat kos tersebut. Pada saat mau masuk dilakukan penangkapan di parkiran kos,” tambahnya.

Setelah berhasil ditangkap langsung dilakukan pengeledahan. Didalam tas yang dibawa tersangka di temukan narkotika jenis sabu sabu seberat 50,50 gram. Selanjutnya barang bukti dibawa ke kantor dan dilakukam tes urine dan hasilnya positif pengguna ampetamin. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar