Hukum & Kriminal

7 Warga Trenggalek OD Miras

Polres Trenggalek Periksa 10 Saksi Akibat Miras Oplosan

Foto: ilustrasi

Tenggalek (beritajatim.com) – Satnarkoba Polres Trenggalek menyelidiki kasus dugaan overdosis minuman keras (miras) yang dialami tujuh warga Kecamatan Watulimo. Polisi melacak asal miras untuk mengetahui penjualnya.

“Kami sudah memeriksa 10 orang saksi-saksi, tetapi belum bisa menunjukkan tempat mereka membelinya miras itu dimana. Untuk jenisnya mansion. Tetapi diplos dengan minuman lain,” kata Kasat Narkoba Polres Trenggalek AKP Hariyadi, Senin (11/2/2019).

Pihak kepolisian juga menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. “Kita tunggu dari rumah sakit dan keterangan HD. Karena dia yang mengoplos minuman itu dan tahu darimana membelinya,” imbuh Kasat Narkoba.

Untuk diketahui, tujuh orang warga diduga mengalami overdosis setelah pesta miras pada, Jumat (8/2/2019) malam. Dari ketujuh korban, dua diantaranya meninggal.

Mereka ES (35) warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan dan OK (30) Margomulyo, Kecamatan Watulimo. Selain itu satu orang dalam kondisi kritis di RED Zone IGD RSUD dr Soedomo, HR (45) asal Kecamatan Watulimo.

Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengakui merawat dua pasien diduga overdosis miras tersebut, HR (45) warga Kecamatan Watulimo serta ES (35) warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek. Tetapi ES akhirnya meninggal dunia, Minggu (10/2/2019) kemarin. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar