Hukum & Kriminal

Selama Tiga Minggu

Polres Ponorogo Ungkap 8 Kasus Perjudian

Ponorogo (beritajatim.com) – Dalam kurun waktu tiga minggu, Satreskrim Polres Ponorogo berhasil mengungkap delapan kasus perjudian. Dengan rincian tiga kasua perjudian jenis dadu kopyok dan lima kasus perjudian jenis togel online.

“Jadi dalam tiga minggu pada Oktober ini, kami berhasil mengungkap delapan kasus perjudian. Tiga judi jenis dadu kopyok dan lima judi togel online,” Kata Kapolres Ponoy AKBP Arief Fitrianto, Senin (21/10/2019).

Arief mengungkapkan, pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kasus perjudian. Polisi tidak akan mentolerir perjudian maupun kejahatan-kejahatan lainnya di wilayah hukum Ponorogo. Untuk kasus lima togel online, Arief menyebut bahwa servernya berada di luar negeri.

Polres Ponorogo rencananya akan bekerjasama dengan tim cybercrime Polda Jatim untuk pengembangan kasus judi togel online tersebut. “Kasus judi togel online ini ada lima TKP dengan pelaku keseluruhan berjumlah
enam orang. Pun petugas berhasil mengamankan barang bukti uang keseluruhan berjumlah Rp 1,4 juta untuk judi togel online,” katanya.

Sedangkan untuk perjudian jenis dadu kopyok, Polres Ponorogo meringkus empat pelaku dari tiga TKP. Selain mengamankan alat-alat yang digunakan untuk judi dadu kopyok, petugas juga mengamankan uang sebagai barang bukti keseluruhannya senilai Rp 8,6 juta.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku perjudian ini dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar