Hukum & Kriminal

Polres Ponorogo Sergap 3 Orang Komplotan Pembobol Brankas, 1 Pelaku Didor

DILUMPUHKAN-Pelaku SR saat menjalani perawatan usai dilumpuhkan oleh petugas.(foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Polres Ponorogo berhasil mengamankan para pelaku spesialis  pembobol brankas. Di bumi Reyog ini kawanan antar kota lintas provinsi ini beraksi di mini market di Desa Gundik Kecamatan Slahung pada tanggal 27 Agustus 2019 lalu.

“Kita amankan pelaku berinisial SR saat operasi penyergapan di wilayah Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah,” kata KBO Reskrim Polres Ponorogo Iptu Hariyadi, Kamis (12/9/2019).

Penyergapan para pelaku ini melibatkan petugas gabungan dari Polres Wonogiri Jawa Tengah, Polres Madiun dan Polres Ponorogo Jawa Timur. Selain berhasil menangkap SR, tim gabungan juga berhasil membekuk IM dan LF. Namun karena juga ada tkp di daerah Madiun, kedua pelaku tersebut dibawa kesana.

”Satu lagi yang menjadi DPO inisial GW, dia berhasil kabur saat penangkapan oleh petugas gabungan,” katanya.

Komplotan spesialis brankas ini bermula berkenalan di daerah Gresik. Saat ini menurut pengakuan, para pelaku sudah beraksi di empat wilayah. Masing masing satu di Ponorogo dan Madiun serta dua TKP di wilayah Wonogiri. Hariyadi menyebut jika para pelaku ini merupakan residivis kasus yang sam. Dalam penangkapan tersebut, petugas terpaksa melakukan tembakan terukur kepada SR karena berusaha kabur dan melawan petugas.

”Terpaksa kami tembak terukur di kaki kanannya karena berusaha kabur dan melawan petugas,” katanya.

Sementara itu pelaku SR mengakui komplotannya beraksi di kota atau kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dalam pencurian brankas di minimarket di Desa Gundik Kecamatan Slahung itu para pelaku masing-maaing mendapat uang sebesar Rp. 7,5 juta.

”Uang hasil curian juga dipakai untuk keperluan operasional buat menyewa mobil rental juga,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar