Hukum & Kriminal

Polres Madiun Tangkap Sindikat Pembobol ATM

Madiun (beritajatim.com) – Polres Madiun berhasil menangkap 2 pelaku sindikat spesialis pembobol mesin ATM. Pelaku wanita yang berinisial MJ ditangkap saat beraksi di lokasi ATM di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa/Kecamatan Nglames, Januari lalu. Dan pelaku lainnya, berinisial RD, dapat ditangkap setelah 3 bulan buron.

”Para pelaku merupakan pasangan suami istri asal Bandung Jawa Barat,” kata Kapaolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, Senin (15/4/2019)

Ruruh mengungkapkan menurut keterangan para pelaku, suami istri pembobol atm nasabah ini sudah melancarkan aksinya sebanyak 10 kali, lokasinya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

”Paling banyak mereka beraksi di Jawa Barat,” katanya.

Modus operandi yang dilakuakan para pelaku, menurut Ruruh awalnya mereka menargetkan lokasi ATM untuk melancarkan aksi. Kemudian RD masuk di ruang ATM dan mengganjal dibagian masuk kartu dengan korek api. Setelah itu para pelaku menunggu calon korban yang ingin mengambil uang.

”Korban yang ingin mengambil uang pasti kartu ATM tidak masuk-masuk, karena sebelumnya diganjal dengan korek api tersebut,” katanya.

Saat korban kebingungan, barulah RD mencoba menawarkan bantuan dengan meminjam kartu ATM korban. Nah tanpa diketaui sang korban kartu ATM itu sudah ditukar dengankartu yang ukurannya lebih kecil. Sehingga saat dimasukkan dalam mesin ATM bisa masuk. Pelaku RD langsung keluar dan ganti MJ sang istri yang beraksi.

Karena korban kebingungan, mesin ATM tidak bisa merespons padahal kartu sudah dimasukkan. MJ menawarkan pertolongan dengan menyarankan korban untuk menekan tombol tertentu dalan mesin ATM. Hingga akhirnya muncul perintah untuk memasukkan nomor telepon dan memasukkan nomor PIN ATM. Nah saat itu, MJ mengamati dan mencatat PIN korban untuk dikirim ke suaminya RD.

”Setelah PIN didapat, barulah mereka mengambil uang di ATM lainnya, begitu modus yang dilakukan kedua pasutri tersebut,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar