Hukum & Kriminal

Polres Madiun Amankan Ratusan Pil Koplo dari 4 Pelaku

Pemuda belasan tahun harus berurusan dengan polisi karena diduga mengedarkan pil koplo.(Foto : Polres Madiun)

Madiun (beritajatim.com) – Polres Madiun mengamankan 4 orang terduga pengedar pil dobel L di wilayah Kabupaten Madiun. Mereka berinisial RS (22), QU (19), NC (21) dan MI (18). Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti 500 butir pil yang juga bernama pil koplo tersebut.

“Satresnarkoba Polres Madiun telah menangkap 4 pelaku, kasus tindak pidana dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar dan atau persyaratan keamanan,” kata Kapolres Madiun AKBP. Ruruh Wicaksono, Senin (20/1/2020).

Ruruh mengungkapkan dalam mengedarkan barang haram tersebut, para pelaku menjualnya dengan harga yang tidak sama. Dia menyebut jika QU menjual 20 butir pil dobel L dengan harga Rp 60 ribu. Beda halnya dengan MI yang menjual barang itu seharga Rp 100 ribu per 25 butir pil dobel L. “Jadi tiap pelanggan yang akan membeli harganya berbeda. Tergantung tawaran harga yang diberikan,” katanya.

Dari keterangan pelaku, pembelinya pun bervariasi ada yang laki-laki ada yang perempuan. Biasanya mereka bertransaksi melalui handphone dulu, setelah disepakati harganya, baru dilakukan serah terima barang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelau dijerat dengan pasal 197 atau pasal 196 UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lamaa 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar,” pungkasnya. (end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar