Hukum & Kriminal

Polres Jombang Launching Pelayanan SIM Tujuh Menit

Jombang (beritajatim.com) – Satlantas Polres Jombang melakukan terobosan dalam pelayanan perpanjangan SIM (Surat Izin Mengemudi). Perpanjangan tersebut bisa dilakukan hanya dalam waktu tujuh menit.

Lanching tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Deputy Pelayanan Publik Kemenpan-RB Diah Talisa, Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, serta Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Dalam kesempatan itu, Kapolda menandatangani prasasti serta menekan tombol secara bersama-sama sebagai penanda diluncurkannya inovasi pelayanan publik tersebut.

Kapolda memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Satlantas Polres Jombang itu. Menurutnya, dengan inovasi pelayanan perpanjang SIM tersebut, bisa dipastikan tidak ada lagi potensi pungli. “Inovasi ini sangat bagus. Karena bisa menghilangkan potensi pungli,” kata Kapolda di lokasi.

Luki menjelaskan, pelayanan perpanjangan SIM tersebut tidak memakan waktu sampai 10 menit. Pemohon cukup menyerahkan KTP. Layanan SIM Drive Thru bisa dimanfaatkan pemohon tanpa turum dari motor. “Mulai dari penyerahan berkas, cap jari, tanda tangan, hingga foto, sekitar tujuh menit. SIM sudah bisa dibawa pulang. Karena pemohon tidak perlu turun dari motor yang dikendarai,” kata Luki Hermawan saat meninjau langsung layanan tersebut.

Inovasi layanan publik tersebut juga mendapat apresiasi dari Deputy Layanan Publik Kemenpan-RB Diah Talisa. Bahkan menurut Talisa, terobosan yang dilakukan Polres Jombang itu pertama kalinya di Indonesia. “Makanya kami berharap, Polres lain bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Polres Jombang. Sehingga pelayanan publik bisa semakin meningkat,” kata Talisa memuji.

Selain launching SIM Drive Thru, dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU (kesepakatan) antara Polres Jombang dengan sejumlah badan usaha. Materinya, penerapan pembayaran pengurusan SKCK non-tunai.

Terakhir, dilakukan launching aplikasi laporan polisi secara online. Aplikasi itu diberi nama ‘Lapo’ atau lapor polisi. “Semisal masyarakat hendak melapor ke polisi, bisa dilakukan di rumah melalui aplikasi android tersebut,” tambah Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto. [suf/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar