Hukum & Kriminal

Polres Bojonegoro: Tingkat Kerawanan Pilkades Lebih Tinggi Dibanding Pilkada

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Bojonegoro akan berlangsung pada 26 Juni 2019 mendatang. Polres Bojonegoro melakukan apel siaga guna menyiapkan keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan pilkades serentak. Pelaksanaan apel siaga dilakukan di halaman Mako Polres Bojonegoro, Selasa (18/6/2019).

Apel gelar Pasukan Ops Mantab Praja Angling Dharmo dihadiri oleh jajaran dan instansi terkait, termasuk Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto. Dalam gelar pasukan itu, pengamanan rencananya akan dilaksanakan selama 90 hari pra pemilihan, hari H sampai pasca pemilihan.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, pelaksanaan Pilkades mempunyai tingkat kerawanan yang berbeda dan kerawananan lebih tinggi dari pada Pileg dan Pilpres. Sebelumnya, pihak kepolisian melakukan mapping pengamanan dengan mengundang perwakilan BKO untuk menyamakan persepsi.

“Sehingga jika ada kerawanan dalam Pilkades, anggota tau bagaimana cara bertindak apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolres AKBP Ary Fadli.

Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mengatakan, pentingnya keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan pilkades serentak Bojonegoro 2019, maka perlu adanya persiapan dini dari petugas keamanan. Wakil bupati yang menghadiri Apel bersama berharap, pelaksanaan pilkades serentak tahun ini dapat berjalan aman damai dan transparan.

“Sehingga di masyarakat khususnya tidak terjadi gejolak berarti. Untuk TNI dan Polri agar memperkuat solidaritas, legalitas dan loyalitas, serta proaktif dalam perkembangan dinamika yang terjadi dimasyarakat, khususnya terhadap pelaksanaan Pilkades,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, dalam pelaksanaan pengamanan Pilkades, Polres Bojonegoro menerjunkan sebanyak 1.617 personel gabungan, yang terdiri dari 697 personel Polres Bojonegoro; 550 personel BKO Polres jajaran Polda Jatim; 100 personel Dalmas dari polres tetangga, yaitu Polres Tuban, Lamongan, Nganjuk dan Ngawi; 100 personel dari Sat Brimob Polda Jatim; dan 30 personel Anti Anarkis dari Sat Brimob Polda Jatim; serta 10 personel Unit Penjinak Bom (Jibom) Polda Jatim. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar