Hukum & Kriminal

Polisi Temukan Luka Bakar di Tubuh Jenazah Agnes

Olah TKP Polres Malang Kota di rumah kontrakan orangtua Agnes.

Malang (beritajatim.com) – Polisi menemukan kejanggalan atas kematian Agnes Arnelita bocah tiga tahun anak dari Hermin Susanti dan Egy Age Anwar (ayah tiri) warga Perumahan Tlogowaru Indah, Kota Malang. Sebab, ditemukan luka-luka pada bagian tubuh jenazah.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Aria Wiguna mengatakan bawha ada luka luar seperti luka lebam dan luka memar. Sementara untuk luka dalam ditemukan ada luka robek. Polisi kini sedang melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Terlihat luka memar dan melepuh di bagian kaki, punggung dan kepala, melepuh itu seperti terkena benda panas. Luka robek secara kasat mata fisik tidak ada, cuma tetap kami akan lihat luka memar dan biru,” kata Komang, Kamis, (31/10/2019).

Komang mengungkapkan, polisi telah melakukan olah TKP di rumah kontrakan kedua orangtua korban. Polisi mencari barang bukti terkait dugaan penganiayaan terhadap Agnes. Selain itu, tiga orang diperiksa sebagai saksi, yakni bibi korban, Egy, dan juga Hermin.

“Kronologi memang versi saksi terlapor yang kami mintai keterangan, korban terjatuh di kamar mandi dan tenggelam, cuma kami di sini masih melihat dan tinjau kembali melalui proses olah TKP dan penyelidikan, karena ada keterangan dari saksi yang menurut kami kurang sesuai,” papar Komang.

Sementara itu, Agnes diduga dianiaya sebelum ditemukan meninggal dunia. Sebab, ditemukan luka lebam, dan luka bakar di bagian tubuh jenazah. Luka ini pertama kali diketahui oleh keluarga dari ibu korban Hermin Susanti di Tajinan, Kabupaten Malang.

Saat itu jenazah akan dimandikan sebelum dimakamkan. Setelah mengetahui ada yang janggal, keluarga menghubungi Polsek Tajinan. Anggota polisi datang dan memeriksa jenazah korban. Polisi pun menilai ada yang janggal dalam kematian Agnes.

“Pemeriksaan saat ini ada tiga orang, sementara dari orang tua korban dan ada bude (bibi) dari korban. Kami akan dalami karena informasi yang didapat itu berbeda,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar