Hukum & Kriminal

Kampanyekan Safety Riding

Polisi Ponorogo Jadi Warok di Tengah Jalan

Ponorogo (beritajatim.com) – Momen bulan suci Ramadan digunakan oleh jajaran sat lantas Polres Ponorogo untuk mengkampanyekan safety dalam berkendaraan. Salah satunya dengan membagikan sekitar 300 takjil kepada pengendara di sekitar perempatan pasar songgolangit pada Kamis (9/5/2019) sore menjelang adzan magrib. Yang unik, polisi dan polwan dalam membagikan takjil menggunakan busana warok dan jathilan

”Warok dan jathilan kan khas Ponorogo. Jadi kami memakainya untuk menarik antusias warga. Selain itu mengangkat kesenian khas Reyog Ponorogo,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bambang Prakoso, Kamis sore.

Bambang mengungkapkan para polisi yang berpakaian warok dan jathil tersebut sambil memberikan takjil juga menyelipkan pesan ke pengendara untuk selalu berhati-hati dalam berkendara. Mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Dan tentunya memakai safety riding yang lengkap. Bambang menyebut kegiatan ini akan rutin dilakukan pada bulan Ramadan tentu dengan sasaran yang berpindah-pindah.

“Pas bulan Ramadan kita juga saling berbagi kepada sesama. Juga dalam rangka operasi simpatik juga,” jelasnya.

Sementara itu salah satu pengendara Triwahyudi mengapresiasi langkah jajaran Polres Ponorogo dalam mengkampanyekan berkendara yang baik dengan bagi-bagi takjil. Apalagi polisinya memakai pakaian khas Ponorogo yang menandakan mereka mencintai budaya.

”Dari kejauhan saya kira ada razia, karena saya lengkap ya santai saja. Ternyata malah polisinya bagi-bagi takjil, terimakasih Pak Polisi,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar