Hukum & Kriminal

Polisi Bidik Penyandang Dana Miras Maut Trenggalek

Trenggalek (beritajatim.com) – Tragedi pesta minuman keras (miras) yang berujung maut di Watulimo, Trenggalek berkaitan dengan Pilihan Kepala Desa Margomulyo. Pasalnya, uang untuk membeli miras palsu tersebut diduga berasal dari sumbangan calon kepala desa (cakades).

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S. Dana untuk membeli miras itu dari tersangka Samsul Anam (57) warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Tetapi bukan dari kantong pribadinya. “Uang yang terkumpul sebanyak Rp 2,5 juta. Uang itu yang dibelikan miras ke Kediri,” terang Didit.

Uang tersebut dibelikan miras ke Kediri. Setelah itu, miras dioplos oleh dua tersangka lainnya, Arik Setiawan dan Rudi Sukamto, keduanya warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, sebelum akhirnya dikonsumsi korban Pesta miras itu berlangsung,  Jumat (8/2/2019). Mereka mengkonsumsi miras buatan Hadi Suwito dengan tujuan untuk mengusir rasa kantuk karena menjaga keamanan menjelang Pilihan Kepala Desa setempat.

Mereka mengkonsumsi miras sejak pukul 21.00 WIB dan berakhir, pada pukul 04.00 WIB. Sabtu (9/2/2019) sore harinya, para korban mulai merasakan gejala lemas tubuh, sesak nafas dan penglihatan kabur. Kapolres mengaku, masih memanggil pihak-pihak terkait sumber uang tersebut.”Tidak menutup kemungkinan mengembang ke tersangka lain,” tutup Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, tujuh orang warga Watulimo, Trenggalek mengalami overdosis setelah pesta minuman keras (miras). Dari tujuh orang tersebut, tiga diantaranya tewas. Masing-masing, ovian Mardiansyah (30) dan Hariyadi (45) keduanya warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek serta Endo (34) warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan.

Sedangkan empat korban selamat antara lain, Asep (26), Nanang (30), Rafli (27) dan Eko (27) keempatnya warga Desa Margomulyo. Keempatnya masih menjalani perawatan di RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan kondisi mengalami gangguan penglihatan.

Sementara lima orang tersangka yang berhasil dibekuk antara lain, Hadi Suwito warga Desa Jati, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri yang berperan sebagai produsen miras, Sugiono warga Desa Wonosari Pagu, Kecamatan Pagu, sebagai pengecer, Samsul Anam warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo sebagai pembeli dan Arik Setiawan beserta Rudi Sukamto, keduanya warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek sebagai pengoplos. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar