Hukum & Kriminal

Polda Jatim Limpahkan Tersangka Mutilasi Guru Tari Kediri ke Kejaksaan

Kediri (beritajatim.com) – Polda Jawa Timur melimpahkan berkas perkara kasus pembunuhan mutilasi Budi Hartanto, guru tari asal Kelurahan Tamanan, Kota Kediri ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Dalam pelimpahan tahap dua tersebut, dua orang tersangka Aris Sugianto dan Azis Prakoso turun diserahkan.

Kedua tersangka dibawa ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri beserta barang bukti berupa, dua unit sepeda motor dan satu buah koper yang digunakan untuk membuang jasad korban serta barang bukti HP milik korban yang dibawa tersangka.

Tersangka didampingi lima orang penasihat hukumnya. Mereka, Taufiq dwi kusuma, S.H, Khoirul Lutfi Ashari, S.H, Moh. Karim Amrulloh, S.H dan Wawang Satriya Kusuma, S.H.

Setibanya di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, kedua tersangka langsung diperiksa di ruang pidana umum. Setelah itu, mereka dimasukkan ke dalam sel tahanan kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Subroto mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan berkas perkara kedua tersangka untuk bahan penyusunan dakwaan. Tersangka akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, guna proses persidangan.

Sebelumnya, sesesok mayat tanpa kepala ditemukan dalam sebuah koper di bawah Jembatan Karanggondang, Udanawu, Blitar. Dari hasil identifikasi, jasad tersebut milik Budi Hartanto, seorang guru tari asal Kelurahan Tamanan, Kota Kediri.

Budi dibunuh oleh dua orang pelaku Aris dan Azis secara sadis. Korban dimutilasi, sementara bagian tubuhnya dibuang secara terpisah untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Motiv pembunuhan keji itu, karena korban meminta imbalan jasa kencan sesama jenis. [nng/ted]

 

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar