Hukum & Kriminal

PMII Ajak Polres Pamekasan Perangi Radikalisme dan Intoleransi

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo beserta jajaran berpose bersama jajaran pengurus PMII Pamekasan di Halaman Mapolres Jl Stadion 81, Kamis (10/1/2019).

Pamekasan (beritajatim.com) – Jajaran Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan, mengajak Polres setempat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturrahmi jajaran pengurus organisasi kemahasiswaan yang dipimpinnya bersama jajaran petinggi Polres Pamekasan, di Mapolres Jl Stadion 81, Kamis (10/1/2019).

“Radikalisme dan intoleransi bakal merusak tatanan masyarakat yang sudah kondusif, dari itu kami berupaya sekaligus mengajak Polres Pamekasan, untuk bersama-sama memerangi hal ini,” kata Ketua Umum PC PMII Pamekasan, Lian Fawahan.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab mereka menilai instansi atau korp baju cokelat memang memiliki potensi menangkal maraknya aksi radikalisme dan intoleransi, khususnya di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. “Seperti kita tahu, polisi memiliki jajaran struktur dan personil hingga tingkat desa,” ungkapnya.

Banyaknya kekacauan di masyarakat tidak lepas dari persoalan radikalisme dan intoleransi, akibatnya saling ejek, saling fitnah, penyebaran hoax hingga gesekan fisik tidak bisa dihindari. “Dari itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait (TNI) sangat berpotensi meminimalisir persoalan ini,” jelasnya.

Sementara Kapolres Pamekasan, Teguh Wibowo mengapresiasi gagasan PMII, sekaligus menyatakan kesiapan bergandengan tangan bersama-sama memerangi radikalisme dan intoleransi. “Radikalie dan intoleransi kita lawan, dukungan PMII Pamekasan sangat kami butuhkan,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar