Hukum & Kriminal

Pindah ke Bandung, Ini Kesan Ketua Kadin Terhadap Kapolres Malang

Malang (beritajatim.com) – AKBP Yade Setiawan Ujung dalam waktu dekat akan menempati jabatan baru sebagai Wakapolrestabes Bandung. Hal itu Berdasarkan surat telegram Kapolri nomor ST/388/II/KEP./2020 tanggal 3 Februari 2020. AKBP Yade Setiawan Ujung, akan melepas jabatan lamanya sebagai Kapolres Malang.

AKBP Hendri Umar yang kini menjabat sebagai Kasubbagbungkol Spripim Kapolri, akan menggantikan Ujung selaku seniornya di korps Bhayangkara. Menanggapi mutasi ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Malang, Priyo Bogank Sudibyo mengaku bangga akan sosok AKBP Yade Setiawan Ujung yang dikenal perfeksionis dalam berbagai hal.

“Bagi saya sosok Kapolres Malang ini beda sekali dengan Kapolres-Kapolres yang pernah saya kenal. Bang Ujung sangat perfeksionis orangnya. Beliau gak mau terlihat sembarangan, baik penampilan maupun berbicara. Apalagi ide dan pemikiran serta gagasan Bang Ujung, selalu orisinal, nggak akan mau didahului siapapun,” ungkap Priyo Bogank, Rabu (5/2/2020) malam kepada beritajatim.com.

Di mata Priyo Bogank yang juga menjabat Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang ini, AKBP Ujung adalah pribadi yang sangat toleran. Mau menerima pendapat dan menghargai lawan bicaranya, serta kawan yang sangat bijak ketika berada di meja diskusi.

“Saya nyaris tiap hari ketemu baik di kantor, kediaman maupun di tempat lain. Komunikasi kita tidak pernah putus meski terkadang, beliau sangat sibuk kita tetap chat. Jadi sangat paham apa yang beliau kehendaki sebelum beliau memerintahkan saya tentang suatu hal,” bebernya.

Priyo Bogank melanjutkan, sosok AKBP Ujung seperti pepatah Jawa. “Kemaunnya kata orang jawa bilang, sak det sak nyet. Nggak mau ditunda, itu yang kadang buat saya binggung menjabarkan. Tapi justru karena itulah saya jadi paham kalau ide segar itu jangan ditunda, nanti keburu diambil orang lain. Sering beliau perintahnya mendadak, pagi perintah dan siang harus terwujud,” papar Priyo Bogank.

Pria yang juga menjadi Wakil Ketua KONI Kabupaten Malang ini mengenang, pernah dalam satu waktu mengusulkan agar keinginan AKBP Ujung, ditunda keesokan pagi. “Bang kalau besok pagi gimana, saya jamin akan lebih seru. Tapi apa jawab beliau, kalau besok sudah gak seru, karena pasti banyak orang lain yang akan melakukan ini. Bukan nomer 1 lagi kita,” kenang Priyo Bogank.

Tiga tahun menjabat Kapolres Malang, Priyo Bogank sangat mengenal betul pribadi AKBP Yade Setiawan Ujung. “Ide-ide Bang Ujung ini sangat briliant. Original, sehingga banyak menuai prestasi. Apa yang beliau cetuskan, alhamdulillah saya pun bisa mewujudkan walau kadang harus terseok-seok melakukannya. Terlambat sedikit beliau pasti akan telepon atau chat dengan kata kok lambat sih. Padahal kita lagi mempersiapkan agar tidak mengecewakan beliau. Karena Bang Ujung sendiri pasti akan pantau sendiri tiap detik apa yang saya lakukan,” ujarnya.

Hal itulah, tambah Priyo Bogank, yang juga diterapkan di jajaran Polres Malang. “Hingga di awal beliau jadi Kapolres dulu, banyak Kasat dan jajaran yang curhat ke saya, karena kaget dengan kebijakan yang mengajak semua personil Polres Malang untuk kerja, kerja dan kerja guna melayani masyarakat agar lebih maksimal. Makanya tidak heran bila penghargaan demi penghargaan prestisius di dapat saat beliau menjadi Kapolres Malang selama lebih dari 3 tahun ini,” terangnya.

Priyo Bogank menambahkan, selama berdinas di Kabupaten Malang, ruang kerja mulai Kapolres, Kasat hingga ruang pelayanan beliau sulap menjadi sangat layak untuk ditempati dan dibanggakan serta dinikmati siapapun.

Tamu dari mana pun, yang singgah di sana menjadi betah. “Sangking dekat dan intensnya hubungan kami jadi seperti gak ada batas di antara kita. Bila beliau sudah tidak menggunakan seragam dinas Kapolres, kita bisa bergurau dan ketawa terbahak-bahak bareng. Dan banyak lagi hal lain yang biasa kami komunikasikan mulai dari persoalan serius, maupun yang sekedar guyon. Ibaratnya, kalau dijadikan buku mungkin bisa seribu halaman lebih,” kata Priyo Bogank mengenang.

“Selamat bertugas di tempat yang baru Abangku tersayang. Masyarakat Kabupaten Malang pastinya akan selalu merindukanmu. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih sudah mengayomi dan melayani warga Kabupaten Malang selama ini,” pungkas Priyo Bogank. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar