Hukum & Kriminal

Petasan Maut Kediri Akan Dinyalakan saat Perayakan Lebaran

Kediri (beritajatim.com) – Bahan petasan yang meledak di Kediri rencananya akan digunakan untuk pesta perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Ledakan tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya luka parah.

Korban tewas bernama Budi (47) sekuriti Bandara Juanda. Sementara korban luka, Dwi Mutiara kakak Budi dan Sumaji, pencari rumput yang masih bertetangga.

Baca Juga:

    “Budi membuat petasan untuk dibunyikan pada perayaan Lebaran dan malam hari di bulan ramadan. Bukan untuk diperjual belikan,” kata Serda Widodo, Minggu (26/5/2019).

    Menurut Budi, pesta petasan di saat Lebaran sudah menjadi tradisi tahunan di desa tersebut. Sementara Budi, sering membuat petasan sendiri untuk pesta itu.

    Budi membuat bahan petasan dari campuran potasium, pupuk urea dan belerang. Bubuk misiu dari campuran racun serangga dan pupuk tanaman tersebut diracik sendiri karena dianggap lebih murah dibanding membeli bahan petasan dari toko.

    Sementara itu, kedua korban luka kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Pelem, Kabupaten Kediri. Dwi Mutiara dan Sumaji mengalami luka parah. Sedangkan korban tewas di kamar jenazah. [nng/kun]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar