Hukum & Kriminal

Peredaran Sabu Diduga Dikirim Dari LP Lowokwaru

Agung Budi mengaku, kalau barang haram yang dimilikinya, dipasok oleh temannya yang mendekam di LP Lowokwaru, Malang.

Malang (beritajatim.com) – Tingginya peredaran narkotika jenis sabu-sabu, ditengarai sengaja di pasok atau dikirim seseorang melalui LP Lowokwaru, Kota Malang.

Hal itu diketahui melalui tersangka pengedar sabu-sabu atas nama Agung Budi Mahendra (23), kurir narkotika yang diamankan Satreskoba Polres Malang, Senin (18/3/2019).

Agung Budi mengaku, kalau barang haram yang dimilikinya, dipasok oleh temannya yang mendekam di LP Lowokwaru, Malang.

Warga Desa Curungrejo, Kepanjen ini, mengatakan kalau dirinya hanya bertugas mengirimkan barang saja.

“Kalau memakai memang iya, karena selalu diberi saat diminta mengirimkan barang. Namun kalau mengedarkan, saya sama sekali tidak,” elak tersangka Agung, Senin (18/3/2019) siang, usai diperiksa di Mapolres Malang.

Dikatakannya, barang dikirim oleh temannya yang ditahan di LP Lowokwaru. Pengiriman barang dengan cara ranjau. Sebelum barang dikirim, biasanya tersangka Agung lebih dahulu dihubungi lewat ponsel.

Setelah barang diterimanya, oleh tersangka langsung disimpan di rumahnya. Dia menunggu perintah dari temannya, untuk pengiriman barang selanjutnya. Selama ini, Agung mengaku sudah tujuh kali mendapat kiriman barang.

“Biasanya barang dikirim sebulan sekali. Lokasinya tidak menentu karena selalu berpindah-pindah,” ujarnya.

Setiap kali mendapat kiriman barang, Agung diminta mengirim kepada pembeli, tersangka mengaku selalu mendapatkan upah atau komisi. Besarannya antara Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu, tergantung dengan banyaknya barang yang dikirim.

“Selain mendapat komisi, biasanya saya mendapat bagian SS untuk dihisap sendiri. Barang diedarkan kemana saja, sama sekali tidak tahu,” tuturnya.

Sekadar diketahui, Satreskoba Polres Malang menangkap Agung Budi Mahendra dini hari tadi. Penangkapan Agung, karena menjadi kurir narkotika jenis sabu-sabu. Agung diringkus di rumahnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar