Hukum & Kriminal

Peracik Miras Oplosan yang Sebabkan 5 Orang Meninggal, Divonis 3 Tahun Penjara

Gresik (beritajatim.com) – Terdakwa Iswanto (34) peracik miras oplosan yang menyebabkan lima orang meninggal dunia divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik, tiga tahun penjara.

Terdakwa yang berasal dari Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Gresik, diseret ke ‘meja hijau’ karena terbukti meracik miras oplosan. Sidang yang dipimpin Eddy itu, menilai perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat, dan menghilangkan nyawa orang.

“Kami menjatuhkan hukuman selama tiga tahun penjara dikurangi dengan masa tahanan,” ujar Eddy saat membacakan amar putusan di PN Gresik, Rabu (31/07/2019).

Atas perbuatannya itu, terdakwa dijerat dengan pasal 204 KHUP. Usai divonis, hakim memberi kesempatan selama tujuh hari terhadap kedua pihak. Untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, baik banding maupun menerima vonis hukuman.

Hukuman yang diterima terdakwa, lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara. Pasalnya, terdakwa dituntut hukuman 3,5 tahun penjara.

Kasus miras oplosan ini bermula terdakwa menggelar aksi pesta miras oplosan pada malam tahun baru 2019. Tepatnya, di tempat mebel milik terdakwa. Akibat miras yang memiliki kadar alkohol 90 persen itu menyebabkan lima orang meninggal dunia. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar