Hukum & Kriminal

Penyelidikan Belum Usai, Garis Polisi Hilang, SPBU Lakukan Perbaikan

Ponorogo (beeitajatim.com) – Aksi nakal diduga kembali dilakukan oleh pihak SPBU di Desa Bangunrejo Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Pasalnya, penyelidikan kasus pengoplosan BBM belum usai, garis polisi (police line) telah dilepas oleh pihak SPBU.

Pantauan beritajatim.com di lokasi, area yang seharusnya steril dari aktivitas itu justru terlihat pekerja yang sedang melakukan perbaikan di lingkungan SPBU. “Perbaikan ini atas perintah pemilik SPBU,” kata Wakil Penanggungjawab SPBU Bangunrejo Agus Prasetyo, Selasa (2/7/2019).

Agus mengungkapkan, perbaikan yang dilakukan meliputi pengelasan tutup tangki, perbaikan kanopi, dan talang atap SPBU. Ini dilakukan selain untuk keindahan, kata Agus, juga untuk safety.

Saat ditanya garis polisi yang dilepas, warga asal Madiun tersebut mengaku garis polisi itu sudah terlepas sejak dirinya tiba di SPBU dua hari lalu. Dia berdalih polisi yang melepas police line tersebut. “Saya tidak tahu, tiba disini sudah terlepas. Silahkan saja tanya ke Polres,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko mengaku terkejut dengan terlepasnya garis polisi di SPBU itu. Seharusnya garis polisi masih terpasang, karena kasus pengoplosan BBM tersebut dalam penyelidikan. Selain itu sejumlah barang bukti juga masih ada di sana.

“Kami akan segera lakukan kroscek terkait lepasnya police line tersebut ke pihak SPBU,” katanya saat ditemui di Mapolres Ponorogo.

Dia mengungkapkan terkait perkembangan kasus pengoplosan BBM itu, pihaknya saat ini masih menunggu hasil uji lab terkait kandungan oktan BBM oplosan pada SPBU Bangunrejo dari Pertamina. “Kami saat ini masih menunggu hasil uji lab dari Pertamina,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar