Hukum & Kriminal

Pengungkapan Kasus Kejahatan di Jember Meningkat

ilustrasi kejahatan

Jember (beritajatim.com) – Jumlah kasus kejahatan yang ditangani aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, pada 2018 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Persentase kenaikan tak mencapai 10 persen.

“Total kejahatan pada 2017 yang dilaporkan kepolisian sebanyak 1.761 kasus. Sementara pada 2018, laporan mencapai 1.810. Kami akan terus berupaya menekan agar tak terjadi kejahatan,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo.

Kusworo menambahkan, ada kenaikan persentase penyelesaian kasus. “Rata-rata pada 2017 bisa menyelesiakan 75 persen perkara yang dilaporkan atau 1.338 kasus. Sementara pada 2018, kami bisa menyelesaikan 78 persen kasus yang dilaporkan atau 1.425 kasus,” katanya.

Narkoba masih mendominasi kasus kejahatan di Jember. Tahun 2017, ada 356 kasus yang terlaporkan dan pada 2018 ada 311 kasus. Kasus terbanyak kedua adalah penipuan. Jika pada 2017, ada 245 kasus penipuan, maka pada 2018 terdapay 258 kasus.

Tahun ini, polisi memprioritaskan upaya antisipatif agar tak terjadi kejahatan. “Namun pada 2019 kami memiliki tambahan pekerjaan untuk mengamankan pesta demokrasi, pemilihan presiden dan pemilu legislatif,” kata Kusworo. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar