Hukum & Kriminal

Pengedar Asal Sumenep Ini Simpan Sabu di Kopiah

Sumenep (beritajatim.com) – Masromo (54), warga Desa Kolpo, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, dibekuk Satreskoba Polres Sumenep karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di pinggir jalan raya Desa Tamidung, Kecamatan Batang-batang. Dari tangan tersangka, kami menyita enam pocket sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno, Sabtu (13/04/2019).

Enam pocket sabu yang disita dari tersangka masing-masing dengan berat kotor 0,28 gram satu pocket, 0,38 gram dua pocket, 0.40 gram dua pocket, dan 0.42 gram satu pocket. Total berat keseluruhan 2,26 gram.

Penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat, bahwa tersangka diduga kerap melakukan transaksi sabu. Saat mendapatkan informasi bahwa tersangka membawa sabu karena akan melakukan transaksi, petugas langsung melakukan penangkapan di pinggir jalan raya Desa Tamidung.

“Saat akan ditangkap itu, tersangka sempat membuang dua pocket sabu di halaman depan rumah seorang warga. Sabu itu dibungkus sedotan plastik warna merah yang dibungkus lagi dengan plastik klip kecil,” terang Agus.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan ke rumah tersangka. Di rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa satu kantong plastik klip kecil berisi sabu yang dimasukkan sedotan warna biru.

“Untuk menyamarkan, satu pocket sabu itu disimpan di dalam kopiah warna hitam yang ada di teras rumah,” ujarnya.

Selain itu, dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas juga menemukan tiga pocket sabu di sebuah cangkir yang disimpan di dalam lemari.

“Sabu yang dimasukkan cangkir itu masing-masing dibungkus sedotan warna merah,” ungkapnya.

Tersangka mengakui bahwa semua sabu yang ditemukan itu miliknya. Tersangka pun diamankan di Mapolres Sumenep, dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Kami juga melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku lainnya, termasuk mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan tersangka,” pungkas Agus. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar