Hukum & Kriminal

Pencurian Berjemaah di Bekas Kapal Tongkang yang Karam

Pacitan (beritajatim.com) – Polres Pacitan berhasil mengungkap kasus pencurian berjemaah. Ada 15 pelaku mencuri potongan plat besi, bekas kapal tongkang yang karam pada tahun 2017. Lokasinya di pesisir pantai centaan Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo Pacitan. “Total ada 16 pelaku, satu pelaku merupakan penadah besi hasil curian tersebut juga kami amankan,” kata Kasat reskrim Polres Pacitan, AKP Imam Buchori, Senin (25/3/2019).

Imam mengungkapkan pencurian ini sudah berlangsung sejak tahun 2018. 15 pelaku yang ditangkap ini sebenarnya merupakan karyawan dari pemilik kapal tongkang tersebut yang bernama Eko. Mereka diberi tugas untuk melakukan pemotongan-pemotongan plat besi bekas kapal tongkang tersebut. Namun para pelaku ini juga mengambil sebagian plat besi tanpa sepengetahuan pemilinya. “Pencuriannya dilakukan pada saat air laut surut. Kalau air pasang mereka kesulitan untuk mengambilnya,” katanya.

Imam menambahkan plat besi yang dicuri oleh para pelaku ini mencapai 7 ton. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku ini dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun. “Sedangkan untuk penadah dijerat dengan pasal 480 KUHP terkait barang hasil kejahatan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkasnya. [kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar