Hukum & Kriminal

Pelaku Kekerasan Terhadap Bocah 6 Tahun di Gresik Mengaku Khilaf


Gresik (beritajatim.com)-
Pelaku pencabulan terhadap bocah enam tahun, Saiful Arif (37) warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik, mengaku khilaf saat memasukkan jarinya ke alat kelamin DLA (6) anak tetangganya.

Dihadapan penyidik, Saiful yang sehari-harinya berprofesi nelayan itu sudah empat kali melakukan perbuatan pencabulan.

“Saya menyesal melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap DLA. Sekali lagi menyesal dan kapok,” ujarnya, Jumat (14/06/2019).

Saat ditanya kenapa tega melakukan tidak senonoh itu. Dikatakan bapak dua anak ini, dirinya memang melakukan tindakan bodoh mengingat anaknya bersama DLA kerap kali bermain di rumahnya.

“DLA seringkali bermain dengan anak saya. Sewaktu kondisi rumah sepi dia saya panggil lalu alat kelaminnya dipegang sambil jari saya masukkan,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, berdasarkan pemeriksaan. Pelaku berbuat tidak senonoh saat anak dan istrinya tidak ada di rumah. Saat itu, pelaku tinggal sendiri bersama DLA. Sehingga, pelaku dengan leluasa melakukan perbuatan pencabulan.

“Usai berbuat cabul, pelaku menyuruh korban pulang ke rumah. Namun, sewaktu dimandikan oleh ibunya. DLA mengalami kesakitan saat buang air kecil. Curiga karena sakit, ibu korban bertanya namun DLA tetap memegang kelaminnya,” imbuhnya.

Sadar anaknya menjadi korban pencabulan lanjut Andaru, selanjutnya diperiksakan ke bidan. Hasil pemeriksaan medis alat kelaminnya mengalami gangguan. Sehingga, meminta kejadian ini dilaporkan ke polisi.

“Semua korban tidak merasa sakit namun setelah keempat kalinya dicabuli. Korban merasa alat kelaminnya ada yang sakit,” paparnya.

Atas kejadian ini kata Andaru, pelaku dijerat pasal 82 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Semua alat bukti terkait dengan kasus ini sudah kami sita. Salah satu diantara celana dalam dan baju korban serta celana pendek warna hitam milik pelaku,” pungkasnya.[dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar