Hukum & Kriminal

Pelajar di Kota Mojokerto Antusias Sambut kehadiran Roadshow Bus KPK

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelajar Kota Mojokerto ikut menyemarakkan acara Roadshow Bus KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Mulai dari siswa TK, SD, SMP sampai SMA hadir di acara sosialisasi dari KPK yang bertajuk ‘Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi’ di GOR Mojopahit Jl Gajah Mada 149 Mojokerto. Acara tersebut belangsung selama dua hari dimulai Selasa (9/7/2019) dan akan berakhir Rabu (10/7/2019).

Acara ini sebagai bentuk interaksi langsung KPK dengan siswa atau generasi muda di Kota Mojokerto. Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan terhadap pentingnya semangat antikorupsi. Kegiatan ini juga dipandang sebagai bentuk tindakan pencegahan akan banyaknya kasus korupsi.

Dalam Roadshow ini KPK tak hanya melakukan sosialisasi, namun juga menyediakan games interaktif bagi para pelajar dan pameran pelayanan publik seperti donor darah, dll. Hari pertama, sosialisasi diperuntukkan siswa SD dan juga SMP seluruh Kota Mojokerto. Sedangkan besok giliran siswa dari tingkat TK dan SMA. Hal ini dilakukan karena keterbatasan waktu dan tempat yang ada.

Salah satu pengisi acara di Roadshow KPK ini adalah Siswa-siswi SMPN 2 Kota Mojokerto, yang merupakan Duta Antikorupsi. Sebanyak 10 siswa ini tampil membawakan yel-yel dan music akustiknya. Ika Yulianti selaku pembina generasi antikorupsi SMPN 2 Kota ini mengungkapkan rasa senangnya dengan adanya acara ini. “Baik sekali sejak dini kita sudah ditanamkan benih-benih pengetahuan tentang antikorupsi,” ungkap guru SMPN 2 Kota tersebut.

Ajeng salah satu siswi SMPN 2 Kota yang juga merupakan Ketua OSIS ini juga merasa bangga Kota Mojokerto bisa disambangi KPK. “Bangga KPK bisa kesini, bisa tampil juga di sini. Acaranya bagus,” jelas gadis kelas IX ini.

Saat ditanya mengenai korupsi, Ajeng melontarkan jawaban cukup mengena. “Ya korupsi kalau di kalangan pelajar ya pasti menyontek itu, itu korupsi nilai, boros juga termasuk,” tambahnya dengan sedikit senyum.

Tak hanya Ajeng yang ikut dalam acara ini, salah satu siswa SDN Muhammadiyah, Amar, juga ikut berkomentar, “Acaranya seru, tadi lihat film bareng, main game juga,” jelas siswa kelas 3 SD ini. Namun saat ditanya mengenai korupsi Amar hanya tertawa. “Bingung mau jawab apa,” katanya singkat. [lis/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar