Hukum & Kriminal

Pacari Korban dan Ngaku Anggota BIN, Pelaku Minta Uang Rp8 juta

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Unit Resmob Polres Mojokerto mengamankan pelaku penipuan, penggelapan dan pembuat surat palsu berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Keduanya diamankan di sebuah kamar kos di Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kedua pelaku yakni, Aries Ristanto (25) warga Dusun Patung, Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto dan Yosi Indah Diarto (45) warga Dusun Bogosari, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Keduanya diamankan pada, Rabu (13/3/2019) sekira pukul 15.00 WIB. Barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku yakni printer merk HP warna putih, handphone (HP) merk Advan dan Oppo, struk pengambilan uang dari ATM Bank Panin Rp2,5 juta.

Lima lembar KTP palsu (sudah dirubah nama atau alamat) yang dicetak oleh pelaku, cuter, gunting kecil dan flashdisk merk Sandisk kapasitas 16 Gb warna merah hitam. Penangkapan keduanya dari informasi jika ada seseorang yang mengaku sebagai anggota kepolisian pada Selasa (12/3/2019).

“Sesorang tersebut mengaku bertugas Badan Intelegen Negara. Pelaku yang memacari korban meminta uang sebesar Rp8 juta. Kkorban yang curiga melaporkan ke pihak kepolisian,” ungkap Paur Subbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Siti Tri Hidayati, Sabtu (16/3/2019)

Pelaku meminta uang tersebut pada Rabu (20/3/2019) sekira pukul 14.00 WIB di Dusun Wonokusumo, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari. Korban menyerahkan uang total Rp8 juta untuk dibayarkan DP mobil, namun oleh pelaku uang dari korban tidak digunakan uang muka pembelian kendaraan tersebut.

“Selain itu, pelaku juga menerima jasa pembuatan KTP palsu bersama dengan rekannya Yosi Indah Diarto. Keduanya berhasil diamankan di sebuah kamar kos di Desa Menanggal. Mereka dijerat Pasal 378 Sub 372 Jo 263 KUHP,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar