Hukum & Kriminal

Keuntungan Home Industri Kosmetik Ilegal di Mojokerto Rp300 Ribu/Hari

Mojokerto (beritajatim.com) – Keuntungan dari home Industri kosmetik ilegal milik tersangka, Rahajeng Ratnasari (29) sebesar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari. Pemasarannya sendiri dilakukan secara manual maupun online di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, tersangke memproduksi dari rumahnya di Lingkungan Panggreman, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. “Tersangka R mengaku produksi tersebut sudah berjalan 2 tahun,” ungkapnya, Senin (14/1/2019).

Masih kata Kapolresta, modus tindak pidana yang dilakukan tersangka yakni dengan membeli beberapa produk yang telah memiliki merk kemudian di komposisi ulang dan dikemas tersangka sendiri. Tersangka membeli dari online untuk bahan sabun dan cream tersebut.

“Ada 19 jenis kosmetik tanpa izin edar yang diproduksi tersangka dan diamankan 350 botol kosmetik tanpa izin edar dari rumah tersangka. Seperti pemutih, lotion, pembersih wajah dan sabun. Produk tersebut dikemas tanpa komposisi dan masa kadaluarsa,” katanya.

Kapolresta menambahkan, harga kosmetik tersangka mulai Rp15 ribu hingga paling mahal pakat lation sebesar Rp155. Omzetnya Rp500 ribu per hari, sementara keuntungannya Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per hari. Meski sudah ditetapkan tersangka, namun tidak ditahan.

“Tersangka tidak ditahan hanya dikenakan wajib lapor karena tidak ada kekhawatiran tersangka melarikan diri. Tersangka merupakan seorang ibu yang punya anak kecil, selain itu tersangka juga kooperatif,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar