Hukum & Kriminal

Nyabu di Mess, Polisi Bekuk Dua Karyawan Pabrik Tahu

Gresik (beritajatim.com) – Aneh-aneh saja apa yang dilakukan oleh dua tersangka Fany Romadhona (20) warga asal Bringkang dan Cholis Ardiansyah Pratama (20) asal Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik.

Kedua tersangka yang juga karyawan Pabrik Tahu UD Mulya yang berada di Domas, Kecamatan Menganti, Gresik itu, dibekuk polisi karena sedang asyik menikmati narkoba jenis sabu di mess pabrik.

Kasatreskoba Polres Gresik AKP Redik mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat ada peredaran narkoba jenis sabu di UD Mulya yang memproduksi tahu. “Selain menangkap kedua pelaku kami juga menyita sejumlah barang bukti untuk melengkapi berkas laporan,” katanya, Rabu (14/02/2019).

Barang bukti yang disita polisi antara lain dua pipet kaca berisikan kristal putih diduga sabu seberat 0,84 dan 0,58 gram, satu buah ponsel, dua korek api, dan satu buah alat hisap. “Kedua pelaku merupakan karyawan pabrik tahu,” ujar Redik.

Sementara, salah satu pelaku yakni Fany Romadhona menyatakan dirinya hanya ikut-ikutan saja. Itupun diajak oleh Cholis Ardiansyah Pratama. “Saya cuma ikut-ikutan saja pak dan kapok tidak akan memakai narkoba lagi,” pungkasnya.

Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat dengan pasal 132 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar