Hukum & Kriminal

Nonton Orkes Dangdut Bawa Celurit, Muhaimin Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Muhammad Muhaimin (23), warga Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Gresik, hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan anggota Polsek Bungah. Muhaimin panggilan akrabnya dibawa ke Mapolsek Bungah karena kepergok membawa senjata tajam jenis celurit.

Penangkapan kasus ini berawal saat anggota Polsek Bungah, melaksanakan tugas pengamanam hiburan orkes dangdut di Desa Sungunlegowo. Sebelum melaksanakan pengamanan, petugas diberi pengarahan oleh Kapolsek Bungah.

Selanjutnya, anggota Polsek Bungah dibagi dalam beberapa titik untuk mengantisipasi kerawanan bentrok, ataupun antisipasi dengan pemeriksaan yang membawa senjata tajam serta barang-barang yang berbahaya lainnya.

Dua anggota dari Polsek Bungah, yakni Bripka Hendro Agus.H dan Briptu Dyan Eka.P. Bertugas dibagian pintu masuk Desa Sungonlegowo. Tepatnya, di Gapura Desa Sungonlegowo yang berbatasan dengan Desa Bedanten untuk melakukan pemeriksaan barang-barang bawaan yang dibawa oleh penonton yang akan masuk.

Saat melakukan pemeriksaan bersama panitia mengarah pada penonton yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 2409 LP yang dikendarai oleh pelaku yang berboncengan dengan rekannya. Kemudian, Bripka Hendro Agus menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit yang dibungkus dengan bungkus plastik warna hitam.

Selanjutnya, anggota polisi itu dibantu rekannya mengamankan pelaku (Muhammad Muhaimin). Saat ditanya petugas, pelaku menjawab miliknya. Spontan petugas langsung mengamankan pelaku beserta barang buktinya. “Pelaku yang membawa celurit saat menonton orkes dangdut sudah kami amankan setelah menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolsek Bungah AKP Ahmad Said, Senin (16/09/2019).

Selain mengamankan pelaku lanjut Ahmad Said, pihaknya juga menyita barang bukti antara lain satu buah motor Honda Vario milik pelaku serta sebilah celurit. Sementara itu, pelaku Muhammad Muhaimin menuturkan dirinya membawa celurit hanya untuk berjaga-jaga dari serangan lawan saat menonton orkes dangdut. “Buat berjaga-jaga saja kuatir ada serangan,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar