Hukum & Kriminal

Diculik dan Dianiaya, Warga Bangilan Jadi Korban Pemerasan

Mojokerto (beritajatim.com) – Sunaryo Utomo (35), warga Dusun Bangilan, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menjadi korban penculikan, penganiayaan dan pemerasan yang dilakukan oleh tiga orang.

“Para tersangka membawa korban menggunakan mobil Daihatsu Signa nopolnS 1848 PC warna putih. Di dalam mobil, korban dipukuli dan diperas,” ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, Selasa (21/5/2019).

Masih kata kapolres, awalnya korban diminta uang kompensasi senilai Rp50 juta, kemudian turun Rp27 juta, tapi korban hanya punya uang Rp5 juta. Uang senilai Rp5 juta milik korban tersebut diambil tiga tersangka dan korban dikembalikan. “Modusnya, para tersangka menuduh korban telah menculik istri salah satu tersangka. Korban menyangga tuduhan itu dan itu hanya modus para tersangka menculik dan menganiaya korban. Tujuannya pemerasan,” katanya.

Ketiga tersangka yakni Slamet Untung Waluyo (37) warga Desa Sumberkembar serta Muhammad Hidayatullah (28) dan Agus Solikhudin (39) warga Pandanarum, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Tersangka dijerat Pasal 368 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerasan.

Salah satu tersangka, Slamet Untung Waluyo (37) mengakui jika mereka menculik korban dengan modus menuduh korban menculik istri salah satu tersangka. “Kenal adiknya (korban, red). Itu hanya modus saja (penculikan istri tersangka, red),” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar