Hukum & Kriminal

Minta Jatah Rp 10 Juta, Kades Jedong Wagir Terjaring OTT Polres Malang

Malang (beritajatim.com) – Tim Saber Pungli Polres Malang mengamankan seorang Kepala Desa Jedong, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang berinisial TW, Jumat (24/1/2020) sore ini.

TW terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim Saber Pungli karena diduga, meminta ‘jatah’ pembuatan akta jual beli (AJB) dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Informasi yang didapat, TW terjaring OTT di ruangan kantornya sekitar pukul 10.30 WIB. Guna proses penyidikan lebih lanjut, TW kini sudah diamankan di Satreskrim Polres Malang guna proses pemeriksaan.

Dalam OTT kali ini, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 10 juta dalam amplop cokelat serta smartphone Samsung A500 yang diduga terdapat transkrip percakapan TW.

“Sementara ini masih kita dalami. Yang bersangkutan sedang diperiksa penyidik,” ungkap Kanit IV Tindak Pidana Korupsi Polres Malang, Iptu Rudi Kuswoyo, pada awak media, sore ini.

Baca Juga:

    Kronologis OTT, berawal sekitar pukul 10.28 WIB staf korban yang dimintai ‘jatah’ oleh TW, berinisial RA, datang ke kantor desa untuk menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta. Sebelumnya, TW sudah bilang kepada korbannya agar menyetorkan fee antara satu hingga satu setengah persen.

    TW beralasan, fee tersebut bakal diserahkan ke Camat Wagir. Usai RA menyetorkan uang Rp 10 juta dan diterima oleh TW, tim Saber Pungli tiba dan langsung melakukan OTT. Saat OTT, uang tunai Rp 10 juta dalam amplop cokelat tersebut masih berada diatas meja kerja TW.

    Selanjutnya, TW beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Malang untuk dimintai keterangan. Hingga berita ini diunggah, TW masih menjalani penyidikan di Unit IV Tipikor Satreskrim Polres Malang. (yog/ted)

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar