Hukum & Kriminal

Melawan Petugas, Pelaku Curanmor di Mojokerto Didor

Pelaku curanmor, Sholehuddin (39). [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Sholehuddin (39) diamankan anggota Polresta Mojokerto. Warga Dusun Kembangan, Kelurahan Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro ditembak kakainya karena melawan petugas.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, satu dari dua pelaku diamankan setelah meninggalkan barang bukti hasil kejahatan. “Awalnya petugas curiga dengan dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Revo nopol W 3047 MU warga hitam,” ungkapnya, Selasa (8/10/2019).

Saat itu, petugas sedang melakukan kring antisipasi kerawanan kejadian kriminal di daerah Polsek Dawarblandong. Kedua orang yang dicurigai tersebut berboncengan menggunakan sepeda motor Revo nopol W 3047 MU warna hitam dan membawa sepeda angin merk Phonix warna hitam.

“Petugas kemudian membututi sampai wilayah Kecamatan Mojoanyar dan menghentikan keduanya untuk dilakukan pemeriksaan, namun kedua pelaku melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor Honda Revo beserta kunci T serta sepeda angin dan sebuah tas,” katanya.

Kasat menjelaskan, petugas melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kedua orang namun tidak ditemukan. Selang beberapa jam kemudian, satu dari dua pelaku tersebut di jalan raya wilayah Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

“Namun pelaku berusaha melawan sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur yaitu menembak bagian kaki. Dari hasil pemeriksaa, pelaku mengakui perbuatannya tersebut bersama rekannya warga Probolinggo,” jelasnya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Revo nopol W 3047 MU, sepeda angin, tas ransel warna biru tua yang berisi satu buah senjata tajam (sajam) jenis celurit, dua buah kubut linggis, satu buah kunci leter T, dua buah kunci pas ukuran 10 dan 8, satu buah tang dan satu buah sarung.

“Modus yang digunakan pelaku dengan cara merusak pagar dan pintu dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Sementara untuk mengambil kendaraan milik korban pelaku merusak kunci kendaraan tersebut dengan menggunakan kunci leter T,” paparnya.

Sepeda motor Honda Revo nopol W 3047 MU warga hitam tersebut milik korban Suwandi (38) warga Dusun Brayu, Desa Brayu Blandong, Kecamatan DawarBlandong,  Kabupaten Mojokerto. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar