Hukum & Kriminal

Mayat di Batu ternyata Korban Penculikan di Jalan A Yani Surabaya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas kepolisian sudah memastikan mayat lelaki yang ditemukan di Sungai Watu Ondo, Jembatan Cangar 1, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (16/10/2019) adalah korban penculikan yang dilaporkan oleh Mei Nuriawari (25) warga Jalan Asrikaton Malang hari Selasa (15/10/2019) lalu.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan bahwa mayat lelaki tersebut adalah jasad Bangkit (30) korban yang sebelumnya dilaporkan sang istri ke Polrestabes Surabaya. “Mayat lelaki di Batu adalah korban penculikan di Jalan A Yani, Surabaya. Korban pada Rabu (15/10/2019) dilaporkan sang istri karena diculik empat pelaku,” jelasnya kepada beritajatim.com, Kamis (17/10/2019).

Sampai saat ini, polisi tengah menyelidiki dan mengejar para pelaku penculikan dan dugaan pembunuhan korban. Sudamiran memastikan, Polrestabes Surabaya akan mendalami kasus penculikan dan memastikan akan menangkap keempat pelaku.

“Belum tertangkap, masih kami kejar para pelakunya” tandasnya.

Seperti pemberitaan di media, Polres Batu tengah menyelidiki identitas korban meninggal yang diduga karena dibunuh. Polisi mendapatkan laporan adanya temuan mayat di Sungai Watu Ondo, Jembatan Cangar 1, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (16/10/2019).

Meski mayat tak mengantongi identitas, dugaan kuat mayat adalah korban pembunuhan karena saat ditemukan kondisi tangannya terikat. Untuk ciri-ciri tubuh mayat berjenis kelamin laki-laki berusia kurang lebih 35 tahun dengan tinggi 175 centimeter. Selain itu korban mengenakan t-shirt hitam bertuliskan AHHA warna putih dan celana jeans berwarna hitam.

Sementara itu, sebelum ditemukannya jasad pria tersebut, perempuan asal Jalan Asrikaton, Malang melapor ke Polrestabes Surabaya lantaran melihat suaminya diculik beberapa orang di Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (14/10/2019).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan laporan Mei Nuriawati (28) dari Bangkit (30) yang diduga menjadi korban penculikan itu.

“Laporan kami terima tanggal 15 Oktober (2019) kemarin sekitar pukul 20.05 Wib. Kalau untuk kejadiannya dari BAP menyebut Senin (14/10/2019) siang,” terang Sudamiran, Rabu (16/10/2019) malam.

Lebih lanjut, Sudamiran mengatakan jika pelapor melihat suaminya dipaksa masuk ke dalam mobil Suzuki Ertiga Silver bernopol W 1905 VB tepat di depan kantor UMC Jalan Ahmad Yani Surabaya. Menindak lanjuti laporan tersebut, Sudamiran menerjunkan tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menyelidiki laporan Mei itu.

“Tim dari Unit Jatanras masih berupaya mengidentifikasi siapa saja yang memaksa suami pelapor masuk. Kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,” tandasnya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar