Hukum & Kriminal

Main Judi di Warung, 3 Warga Duduksampeyan Ditangkap Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Tiga warga asal Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, masing-masing Nur Ali (45) asal Desa Pajunan, Munali asal Desa Tumapel, dan Samilan (47) warga Desa Duduksampeyan, ditangkap polisi.

Ketiganya ditangkap saat asyik bermain judi remi dengan menggunakan uang sebagai taruhannya di warung milik Jak’i di Desa Panjunan, Kecamatan Duduksampeyan. Terungkapnya kasus perjudian ini berawal saat petugas Reskrim Polsek Duduksampeyan, mendapat informasi dari masyarakat bahwa di teras warung milik Jak’i dijadikan arena judi.

Mendapat informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Dan benar, di warung tersebut ada tiga orang yang sedang bermain kartu remi. Selanjutnya, ketiga orang tersebut digulung petugas berikut barang bukti. Diantaranya, satu set kartu remi, uang sebesar Rp 135 ribu dengan pecahan Rp 50 ribu hingga Rp 15 ribu.

“Semua tersangka itu sudah kami bawa ke Polsek Duduksampeyan guna menjalani proses pemeriksaan,” ujar Kapolsek AKP I Made Jatinegara, Minggu (9/11/2019).

I Made Jatinegara juga menuturkan, dari pengakuan tersangka mereka bermain judi hanya buat mengisi waktu senggang. Padahal, permainan tersebut dilarang dan bisa dikenakan tindakan pidana penjara. “Kami mengimbau jangan sekali-kali bermain judi. Sebab, judi sudah masuk ranah pidana. Untuk itu, petugas mengapresiasi kepada masyarakat yang mau melaporkan ada aktifitas perjudian kepada petugas,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pelaku Nur Ali mengaku, dirinya baru pertama kali bermain judi dan itupun diajak oleh rekannya. “Saya baru pertama kali main pak, hanya iseng. Tapi, malah ditangkap polisi,” pungkasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar