Hukum & Kriminal

Lerai Kerusuhan, Anggota TNI Malah Digebuki Sekelompok Massa Bermotor

Kediri (beritajatim.com) – Prada M. Abdul, seorang anggota TNI di Kediri menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok massa. Peristiwa tersebut terjadi di seputaran Markas Yonif Mekanis 521/DY, Kota Kediri. Akibat tindakan anarkis tersebut, anggota TNI yang dikabarkan berasal dari Batalyon 521 Kediri mengalami luka memar.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa terjadi, pada Sabtu (21/10/2019) malam. Ada sekelompok massa mengendarai sepeda motor melakukan konvoi. Mereka dikabarkan hendak melihat pertunjukkan musik di Taman Tirtoyoso Park Kediri. Setibanya di lokasi kejadian, kelompok massa tersebut berbuat keributan.

Kemudian korban datang dengan maksud untuk melerai. Tetapi, korban justru menjadi sasaran tindakan anarkis dari pelaku. Setelah peristiwa itu, para pelaku kemudian kabur meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan korban harus mendapatkan perawatan karena luka yang dialaminya.

Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indraya saat on air di salah satu radio di Kota Kediri menjelaskan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, untuk mengungkap pelaku. Kepolisian juga mengapresiasi TNI dari Batalyon 521 Kediri yang langsung melakukan koordinasi dan menyerahkan kasus itu ke pihak kepolisian.

“Hasil penyelidikan awal, pelaku yang melakukan tindakan tersebut dalam pengaruh minuman keras. Kami masih melakukan pencarian terhadap mereka. Apabila mereka bersalah, tentunya akan ditindak. Kepolisian akan terus memerangi siapapun dan dari organisasi manapun yang mengganggu ketertiban masyarakat,” kata Kapolres saat on air.

Sebelum peristiwa terjadi, pihak kepolisian telah menerima laporan adanya kelompok massa berkendaraa yang berjalan tidak semestinya itu. Kelompok ini melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat. Sementara itu, Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno langsung turun tangan untuk meredam aksi balasan. Pihaknya berharap situasi tetap aman, pelakunya bisa ditemukan.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, menyatakan belum menerima informasi mengenai peristiwa itu. “Belum ada info yang masuk,” tulisnya. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar