Hukum & Kriminal

Lawan 7 Pengacara, Polres Malang Menangi Praperadilan

Foto ilustrasi

Malang (beritajatim.com) – Sidang Praperadilan kasus Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul terhadap Anak, sebagaimana dimaksud Pasal 81 jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 jo Pasal 76E UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kembali di menangkan Polres Malang, Rabu (8/5/2019). Sudah 16 kali Polres Malang di Praperadilan atas kasus hukum oleh sejumlah pengacara.

Dalam nomor perkara praperadilan 01/Pid.Pra/2019/PN.KP tanggal 15 April 2019 lalu, kuasa pemohon masing-masing Sumardhan SH, Agus Subyantoro SH, Ari Hariadi SH, Jumadhi Arahab S.HI, Lukman Hadi Wijaya SH dan Lukas Pandhu Asmoro SH. Ketujuh pengacara itu selaku kuasa dari pemohon atas tersangka kasus tindak pidana asusila atas nama Ahmad Wahyu Dian Permadani alias Dani alias Bocil.

Dani alias Bocil, ditangkap Satreskrim Polres Malang, Rabu (3/4/2019) lalu. Dia ditahan karena kasus asusila terhadap anak di bawah umur. Korbannya sebut saja namanya Bunga, 17, warga Pakis. Bunga disetubuhi oleh tersangka sebanyak lima kali, hingga hamil dan melahirkan anak. Karena tidak mau bertanggungjawab, dengan diantarkan orangtuanya Bunga melapor ke polisi.

Kuasa pemohon akhirnya menggugat atau mempraperadilan Polres Malang dengan termohon Kapolri, Kapolda Jatim dan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.

Merasa sudah melakukan proses pemeriksaan dan penyidikan sesuai aturan, Polres Malang pun tak gentar. Empat orang kuasa termohon berhadapan dengan tujuh kuasa hukum pemohon. Keempat termohon dari Polres Malang yakni AKP Drs. R. Heri Mulyadi MH, Iptu Sutiyo SH.MHum, Bripka Reagan Fajar SH dan Brigadir Yogi Teja Mukti SH.

Ketujuh pemohon dalam praperadilan beranggapan, Penetapan Tersangka, Penangkapan, Penahanan yang dilakukan termohon terhadap diri pemohon Tidak Sah. Sehingga, melalui sidang ke 5 yang di pimpin Hakim Tunggal PN Kepanjen Kabupaten Malang, Ari Qurniawan SH.MH, Rabu (8/5/2019) di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, hakim memutuskan, Perkara Praperadilan Nomor : 01/Pid.Pra/2019/PN.KP, tanggal 15 April 2019, dalam Amar Putusan Praperadilan sebagai berikut :

– Menolak seluruhnya dalil dalil pada gugatan Pemohon.

– Mengabulkan jawaban Termohon untuk seluruhnya bahwa upaya yg dilakukan oleh Termohon berupa Penetapan Tersangka, Penangkapan, dan Penahanan telah sesuai hukum dan per Undang Undangan yg berlaku.

– Menghukum Pemohon membayar seluruh biaya persidangan sebesar Rp.5.000,-.
Sidang berjalan tertib dan lancar, Putusan Praperadilan bersifat final dan tidak ada upaya hukum lain.

“Sebagai kuasa termohon yakni Pak Kapolres ini kemenangan pra peradilan yang ke 16 mas,” tegas Iptu Sutiyo SH.MHum Selaku Kuasa Hukum Termohon, Rabu (8/5/2019) siang selepas sidang berakhir. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar