Hukum & Kriminal

Kronologi Penangkapan 2 Oknum LSM LIPAN dalam Dugaan Kasus Pemerasan

Gresik (beritajatim.com) – Dua oknum LSM Lembaga Investigasi Pemantau Aset Negara (LIPAN). Yakni, Panjaitan (58) selaku pimpinan, dan Jhonson (59) sebagai anggota yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap pejabat Pemkab Gresik telah ditahan.

Keduanya kini berstatus sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Gresik. Sebelumnya, kedua pelaku tersebut diamankan ketika diduga memeras Kepala Bagian Umum Pemkab Gresik, Sukardi. Sebelum akhirnya, terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim gabungan kejaksaan dan polisi.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengungkapkan bahwa kronologi kasus OTT ini bermula pada Kamis (8/8), LSM LIPAN mengirimkan surat permintaan klarifikasi kegiatan tahun 2018 kepada Kepala Bagian Umum Setda Gresik.

Selanjutnya, surat tersebut oleh bagian umum ditindaklanjuti dengan membalas surat tersebut dan menghubungi kontak yang tertera di surat dari LSM LIPAN dengan diketuai oleh pelaku.

“Dari hasil percakapan melalui via telepon, pelaku minta bertemu dengan pihak dari bagian umum. Lalu memberikan surat balasan sekaligus berita acara serah terima dari pelaku. Kemudian berkoordinasi langsung dengan Kabag Umum,” katanya, Selasa (13/08/2019).

Masih menurut Wahyu, usai berkordinasi pelaku yang bernama Panjaitan menghubungi staff Kabag Umum agar disampaikan informasi mau bertemu dengan Kabag Umum.

“Pelaku meminta agar dikondisikan uang sebesar Rp 50 juta, dan kalau tidak dipersiapkan uang sejumlah itu. Maka LSM LIPAN akan mengkoordinasikan dengan pihak Kejati Jatim,” ujarnya.

Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan berbagai barang bukti di antaranya uang Rp 5 juta, tiga buah ponsel serta dua buah ID card.

“Atas perbuatannya itu, kedua tersangka kami kenakan pasal 368 KUHP ancaman 9 tahun penjara, dan pasal 378 KUHP ancaman 4 tahun penjara. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar