Hukum & Kriminal

KPK Sita Puluhan Truk Milik Eks DPRD Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Sepuluh truk milik Heri Susanto, Eks DPRD kabupaten Mojokerto akhirnya dibawa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuju Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (RUPBASAN). Penyitaan terkait tindak lanjut kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Bupati Nonaktif Mustofa Kamal Pasa (MKP). Sekitar pukul 12.20 WIB, pada Jumat (5/7/19) Truk sitaan mulai memasuki area RAPBASAN Mojokerto.

Penyitaan sempat terkendala oleh beberapa truk yang mogok. Akhirnya ketiga truk yang mogok harus terpaksa diderek.

Dalam kasus ini, total sudah ada 41 satu barang sitaan yang berada di RUPBASAN. Dan ini diprediksi jumlahnya akan bertambah. Dilihat dari proses penyidikan yang masih berjalan.

Ditemui di kantornya Kepala RUPBASAN, Tendi Kustendi membenarkan bahwa memang sepuluh truk yang dibawa KPK ini adalah barang sitaan terkait kasus TPPU oleh Bupati Nonaktif Mustofa Kamal Pasa. Tendi juga menambahkan bahwa dirinya dan jajarannya hanya bertugas untuk menerima titipan dari KPK.

“Kami hanya bertugas Menyimpan dan Merawat barang ini, Masalah ini nantinya akan disita atau dikembalikan kan itu nunggu keputusannya nnti, kita tugasnya Merawat agar barang atau kendaraan yang dtang tidak sampai rusak disini dan kalo memang barangnya sudah agak rusak ya agar tidak bertambah parah, agar harga jualnya nnti ketika dilelang tidak turun,” jelas Tendi.

Untuk sistem pelelangan jika memang nantinya semua kendaraan akan dilelang, Tendi menambahkan bahwa jaksa yang akan mengajukan untuk pelelangan. Kemudian Dinas terkait akan meninjau keadaan barang, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pedagangan. Untuk menentukan berapa limit terendah untuk harga lelang setiap barang sitaan. [lis/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar