Hukum & Kriminal

KPK Periksa 11 Saksi di Polres Mojokerto

Hj Fatimah (baju batik), ibu kandung mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) usai menjalani pemeriksaan KPK di Mapolresta Mojokerto, Rabu (22/1/2020). [Foto: misti/bj.com]

Jakarta (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi di Aula Polres Mojokerto Kota. Pemeriksaan dilakukan dalam dua penyidikan kasus yang berbeda.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, hari ini dilakukan pemeriksaan untik 4 orang saksi di Aula Polres Mojokerto Kota, Jl. Bhayangkara 25, Kota Mojokerto, Jawa Timur. “Mereka diperiksa untuk tersangka TFR (Taufiqurrahman, Bupati Nganjuk nonaktif, red),” kata Ali, Rabu (22/1/2020).

Dia menambahkan, di tempat yang sama penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan untuk 7 orang saksi untuk kasus yang menjerat Mutofa Kamal Pasa, Bupati Mojokerto periode 2010-2015 dan periode 2016-2021. Sayangnya, Ali tidak menjelaskan rinci siapa saja yang diperiksa dalam dua kasus tersebut.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka TPPU pada 8 Januari 2018. Taufiqurrahman disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sebelum dijerat dengan TPPU, Taufiqurrahman ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap soal mutasi dan promosi jabatan di Pemkab Nganjuk. Taufiqurrahman diduga mengalihkan gratifikasi yang diterimanya dari 2013 hingga 2017. KPK menyebut ada transfer pembelian mobil menggunakan nama orang lain hingga pembelian aset berupa tanah.

Sementara, KPK menyebut jumlah total dana penerimaan gratifikasi oleh Mustofa Kamal Pasa periode tahun 2010 s.d 2018, sekitar Rp 82,3 miliar. [hen/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar