Hukum & Kriminal

KPK Panggil Panitia Seleksi Jabatan Tinggi Kemenag

Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Jakarta (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Lingkungan Kementerian Agama 2018-2019. Mereka yang dipanggil adalah Ketua Panitia Seleksi Profesor Nur Kholis Setiawan yang juga Sekjen Kementerian Agama dan Sekretaris Panitia Profesor Abdurahman Ma’ud.

Menurut Juru Bicara KPK, penyidik juga memanggil anggota Panitia Seleksi yakni Profesor Khasan Efendy, Kuspriyomurdono, dan Rini Widyanti. Satu orang lainnya merupakan konsultan yakni Abdul Wahab. “Mereka diperiksa untuk tersangka RMY (Muhammad Romahurmuziy, anggota DPR dan Ketua Umum PPP, red),” kata Febri Diansyah, Rabu (27/3/2019).

Febri tidak menjelaskan materi pemeriksaan terhadap enam orang tersebut. “Mereka diperiksa sebagai saksi,” ujar Febri. Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Ketua DPW PPP Jawa Timur yang juga anggota DPRD Jawa Timur Musyaffa Noer, KH Asep Saifuddin, dan Abdul Rachim yang merupakan PNS di Kanwil DI Yogyakarta. KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi di Surabaya dari unsur panitia seleksi pada Jumat (21/3/2019) lalu. Pemeriksaan terhadap 12 orang saksi di Polda Jatim di Surabaya untuk mendalami proses seleksi pengisian jabatan Kanwil Kemenag di Jatim.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka: RMY (Muhammad Romahurmuziy) Anggota DPR Periode 2014-2019, diduga sebagai penerima suap. Kemudian MFQ (Muhammad Muafaq Wirahadi) Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan HRS ((Haris Hasanuddin) Kepala Kantow Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, diduga sebagai pemberi suap. (hen/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar