Hukum & Kriminal

Kosmetik Ilegal Beredar di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ratusan kosmetik tak memiliki izin beredar di Banyuwangi. Polisi Resort Kota (Polresta) Banyuwangi berhasil mengungkap peredarannya.

Dua pelaku wanita sekaligus pemilik kosmetik tersebut berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi di rumah masing-masing. Mereka adalah, GVR (26), asal Kecamatan Muncar dan VDP (28), warga Kecamatan Cluring.

Mereka ditangkap, petugas pada 2 Desember 2019 dengan sangkaan memperdagangkan kosmetik ilegal seperti diatur dalam Pasal 197 UURI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 106 junto Pasal 24 ayat 1 UURI No.07 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan kurang lebih 570 produk kosmetik senilai Rp 40 juta sebagai bukti.

“Kosmetik itu diperdagangkan secara online melalui Instagram. Aksi keduanya kita bongkar berkat laporan masyarakat,” jelas Kapolresta AKBP Arman Asmara Syarifudin, Selasa (3/12/2019).

Ratusan produk kosmetik itu terdiri dari lima varian. Antara lain, lotion night 120 botol, lotion day 100 botol, pembersih wajah 100 botol, 150 skin toner, serta 100 body cream.

“Keduanya bukan pembuat kosmetik melainkan memasarkan. Barang itu dibeli dari Surabaya. Nah, praktik perdagangan kosmetik ilegal ini baru berjalan tiga bulan. Pemasarannya melalui sosial media instagram,” ungkapnya.

Selain tak memiliki ijin edar, produk kosmetik itu juga diikhawatirkan menggunakan zat kimia berbahaya yang bisa merugikan konsumen. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar