Hukum & Kriminal

Komplotan Begal Beraksi, Korban Dibabat Celurit saat Ngabuburit

Lumajang (beritajatim.com) – Tiga orang kawanan begal beraksi sadis dengan melukai korbannya, Selasa (21/5/2019). Kali ini yang menjadi korban adalah Wafi (17), warga Desa Sumber Petung, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Lokasi kejadian itu tak jauh dari Ranu Klakah, Desa Tega Randu, Kecamatan Klakah. Korban yang sempat melawan mengalami luka di bagian tangan dan kepala akibat sabetan celurit. Motor Wafi tak sempat dibawa kabur oleh pelaku karena dipergoki warga.

Wafi kemudian dibawa ke Puskesmas Klakah dan dirujuk ke RSUD Dr. Haryoto. “Keponakan saya dikeroyok oleh tiga orang begal bersenjata celurit,” kata Cak San, kerabat korban saat ditemui di ruang IGD RSUD dr Haryoto Lumajang.

Menurut dia, korban saat itu sedang ngabuburit dengan mengendarai sepeda motor Ninja yang baru dibelikan orang tuanya. Saat tiba di jembatan tak jauh dari Ranu Klakah, korban dipepet pelaku dan motornya hendak dirampas. “Keponakan saya melawan dengan tangan kosong,” jelasnya.

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi di lokasi kejadian. “Kita sedang memburu pelaku,” paparnya.

Aksi kejahatan begal di Lumajang cenderung sepi sejak empat bulan terakhir. Makanya, kejadian menjelang buka puasa itu sangat mengagetkan warga Lumajang bagian Utara seperti Kecamatan Ranuyoso dan Klakah. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar