Hukum & Kriminal

Komnas Perlindungan Anak Bakal Kawal Kasus Guru Predator Siswa

Malang(beritajatim.com) – Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan pihaknya bakal turun langsung mengawal proses hukum dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh guru olahraga berinisial IS di sebuah sekolah, di kelurahan Kauman, Klojen, Kota Malang.

Arist mengatakan, perwakilan Komnas Perlindungan Anak di Kota Malang dan Kota Batu bakal segera berkordinasi dengan keluarga korban. Ia menegaskan pelecehan seksual terhadap siswa sekolah merupakan kejahatan luar biasa.

“Kami sesegera mungkin melakukan investigasi dan pendekatan terhadap keluarga. Minggu ini kita akan coba bertemu dan mengumpulkan orangtua wali murid,” kata Arist, Rabu, (13/2/2019).

IS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan siswa berdasarkan pertemuan wali murid dengan pihak sekolah pada, (29/2/2019). Wali murid yang hadir sekitar 20 orang. Masing-masing wali murid diminta untuk menceritakan pengakuan siswinya kepada pihak sekolah.

“Benar ada bagian tubuh yang dilecehkan. Kami kemudian diajak pertemuan, banyak wali murid yang menceritakan serupa,” kata salah satu wali murid berinisial LY.

LY bahkan mengungkapkan komite sekolah sempat meminta wali murid menanyakan perihal dugaan pelecehan seksual kepada masing-masing siswi. Saat pertemuan dengan pihak sekolah, bahkan ada wali murid yang menangis karena tak terima perlakuan yang diterima buah hatinya.

“Awalnya kita disuruh komite sekolah untuk bertanya pelan-pelan ke anak. Bahkan banyak yang menangis tak terima perlakuan IS saat pertemuan,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar