Hukum & Kriminal

Kepruk Kepala Penjaga Warung, Ismanto Rampas Kalung Emas

Pelaku pencurian dengan kekerasan, Ismanto (pakai jaket) usai menjalani pemeriksaan di Polsek Kabuh

Jombang (beritajatim.com) – Seorang penjahat jalanan (jambret) dibekuk petugas Polsek Kabuh. Pelaku bernama Ismanto (47), warga Dusun Pereng, Desa Sumberjo, Kecamatan Pucuk, Lamongan. Modus yang digunakan pelaku, pura-pura membeli makanan di sebuah warung. Saat pemilik lengah, dia melakukan aksi kejahatan.

Yakni memukul pemilik warung dan merampas perhiasan yang dikenakan korban. Apes itu menimpa Runtik (48), pemilik di Dusun Kambingan, Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh. “Kejadiannya Rabu (11/12) sore. Pelaku berhasil diringkus usai kejadian,” ujar Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan, Kamis (12/12/2019).

Rudi menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika Ismanto datang ke warung korban. Layaknya pembeli, ia memesan kopi dan mie instan serta air putih. Meski makanan sudah tandas, namun Isman tidak langsung pergi. Selanjutnya, pelaku pura-pura untuk menukar uang kepada korban. Nah, saat Runtik sibuk memilih uang, Ismanto memukul kepala korban dari belakang.

Sejurus kemudian, Isman menarik kalung emas yang melingkar di leher korban. Runtik melawan. Aksi saling tarik perhiasan tak terhindarkan. Karena kalah kuat, pelaku berhasil merebut kalung emas tersebut. Dia kemudian menggeber sepeda motornya untuk kabur. Runtik tak terima. Dia berteriak-teriak minta tolong.

Walhasil, ada warga yang mendengar teriakan korban. Mereka kemudian mengejar pelaku. Tersangka sendiri berhasil dilumpuhkan warga di perbatasan Desa Sumberaji.
Beruntung, petugas yang tiba dapat menyelamatkan tersangka dari amukan massa.

“Selain menangkap pelaku, kami juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, jaket, helm, kaos, anting-anting serta kalung emas milik korban. Selain itu juga sepeda motor Honda Supra X 125, S 4687 KG yang digunakan sarana oleh korban. Pelaku djerat dengan pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan (curas), ancamannya hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Rudi. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar