Hukum & Kriminal

Kendaraan ‘Mati Pajak’ Bukan Bodong

Kasatlantas Jember AKP Edwin Nathanael

Jember (beritajatim.com) – Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Edwin Nathanael membantah kabar, bahwa kendaraan yang masa pajak yang habis masa berlakunya berstatus kendaraan bodong.

“Sempat kita dengar bahwa kendaraan dengan plat ‘mati pajak’ dianggap bodong. Sebenarnya tidak ada dalam perkap (peraturan kapolri) bahwa kendaraan ‘mati pajak’ adalah bodong, tapi kendaraan itu tidak sah dioperasikan,” kata Edwin, Jumat (11/1/2019).

Kendaraan baru bisa beroperasi jika pajak sudah dibayarkan. “Nanti saat membayar pajak, plat nomor lama akan ditarik dan diganti dengan plat nomor baru sesuai urutan. Ini bisa menghemat cukup banyak plat kendaraan bermotor di wilayah Jawa Timur,” kata Edwin.

Pergantian plat nomor dengan metode ini akan mempermudah pendataan kendaraan. “Ini karena kendaraan yang diubah plat nomornya adalah yang tahun 2012 ke bawah. Sementara 2013 ke atas masih menunggu petunjuk dan masih menunggu peraturan gubernur,” kata Edwin. Ini berlaku untuk kendaraan roda dua dan empat. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar